Hukuman fisik terkait dengan agresi tingkat tinggi anak dalam melawan orang tua

Hukuman fisik terkait dengan agresi tingkat tinggi anak dalam melawan orang tua - Sebaiknya orang tua tidak ringan tangan pada si buah hati. Apabila anak melakukan kesalahan, jangan langsung memukul atau menampar. Hal ini membuat si anak lebih agresif saat mereka dewasa nanti. Demikian diungkapkan para ilmuwan dalam sebuah penelitian penting berdurasi 20 tahun yang dirilis Februari 2012.

http://image2.tempointeraktif.com/?id=60029&width=475

Hasil berbagai kajian atau penelitian ini memaparkan fakta bahwa anak-anak yang sering ditampar, dipukul, atau diteriaki ketika mereka bertindak nakal akan cenderung meniru perilaku itu saat mereka dewasa.

Dr. Joan Durrant dari University of Manitoba and Ron Ensom di Children’s Hospital of Eastern Ontario menulis hasil riset mereka ini di Canadian Medical Association Journal. “Hampir tanpa perkecualian, semua studi ini menunjukkan bahwa hukuman fisik terkait dengan agresi tingkat tinggi dalam melawan orang tua, saudara kandung, teman bermain, dan pasangan.”

Para penulis mengamati bahwa pandangan masyarakat terhadap hukuman fisik telah berubah selama 20 tahun terakhir. Hukuman fisik tak lagi dipertimbangkan sebagai cara terbaik untuk mengatasi anak-anak yang sulit diatur.

Dalam jajak pendapat di Amerika Serikat belum lama ini ditemukan bahwa hampir sebagian besar orang tua mengatakan bahwa mereka menggunakan time out atau mengambil mainan kesayangan anak-anak sebagai hukuman. Namun, seperlima dari mereka berkata "sangat cenderung" untuk memukul anak-anak mereka.

Di Amerika Serikat saat ini, tindakan memukul anak adalah legal dengan sejumlah aturan berbeda-beda di setiap negara bagian. Namun, tindakan memukul anak sudah dilarang di 20 negara Eropa, termasuk Jerman, Spanyol, dan Belanda. Di Inggris, hukuman yang wajar di rumah diizinkan, tetapi tidak boleh meninggalkan bekas pada kulit sejak 2004. Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa 71 persen orang tua mendukung larangan memukul.

Para peneliti mengatakan bahwa para dokter seharusnya membantu orang tua untuk mempelajari pendekatan efektif tanpa kekerasan untuk mendisiplinkan anak karena banyak yang tidak mengerti apa yang cocok untuk perilaku anak.

Dr. Durrant mengatakan kepada Daily Mail edisi 8 Februari 2012, “Para orang tua lebih cenderung percaya bahwa anak-anak mereka menjadi pemberontak atau berlaku buruk. Tetapi dalam banyak kasus, anak-anak cenderung melakukan apa yang mereka anggap normal untuk perkembangan mereka.”

Teknik-teknik tersebut, kata Dr. Durrant, termasuk mengenali bahwa balita cenderung berkata tidak untuk semua hal dan mengabaikan mereka selama 10 detik ketika mereka bertindak sebelum mengulang perilaku mereka. Cara lain adalah membuat aturan, tetapi menjelaskan mengapa hal tersebut dilakukan. ( tempo.co )

READ MORE - Hukuman fisik terkait dengan agresi tingkat tinggi anak dalam melawan orang tua

Sebetulnya, Hanya 5 Hal Inilah Yang Dibutuhkan Istri Dari Suaminya

Sebetulnya, Hanya 5 Hal Inilah Yang Dibutuhkan Istri Dari Suaminya - Tidak hanya suami saja yang memiliki harapan mengenai sang istri. Para wanita pun memiliki keinginan yang sama terhadap suaminya. Seperti yang dikutip dari Sheknows, berikut lima hal yang diidamkan wanita dari pasangannya.


http://images.detik.com/content/2012/03/14/854/170347_istri.jpg


1. Waktu Berkualitas

Tidak terlalu mengherankan jika wanita menginginkan waktu luang untuk hubungan mereka. Waktu merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi pasangan yang bekerja dan punya anak. Waktu luang yang dimaksudkan bukanlah kuantitas, tapi kualitas. Waktu untuk Anda dan pasangan Anda saling terhubung, berbagi canda tawa dan saling berbagi cerita. Bukannya waktu ketika Anda berdua berada di ruang yang sama, sibuk memandang televisi atau layar bioskop.

2. Membantu Mengurus Rumah

Sebenarnya, ada banyak pria yang tidak segan membantu istrinya dan melakukan sebagian pekerjaan rumah tangga. Satu hal yang Anda perlukan adalah memintanya untuk membantu Anda. Pria bukanlah makhluk yang
peka, oleh karena itu jangan ragu agar suami mau membantu. Setelah ia melakukan tugasnya, jangan lupa memberikan pujian dan mengucapkan terima kasih.

3. Apresiasi

Selain menjadi ibu rumah tangga atau berkarir, wanita juga dituntut untuk menjaga rumah tangganya berjalan dengan baik. Tentu hal ini tidaklah mudah, dan kebanyakan wanita ingin diberi apresiasi atas tugasnya tersebut. Dari mulai membersihkan rumah hingga berbelanja kebutuhan anak, memasak, membuat keputusan, dan memikirkan menu, hampir semua wanita melakukannya sendiri dan mereka juga ingin diakui atas semua jerih payah mereka.

4. Kasih Sayang

Setelah lama menikah, tak jarang romantisme dan kasih sayang mulai memudar. Bergandengan tangan, mengelus punggung, ciuman 'selamat pagi' dan pelukan semakin sering dilewatkan oleh para suami. Hal itu membuat banyak wanita merasa merindukan saat-saat sang suami melakukannya seperti dahulu kala. Bukan menyarankan agar Anda selalu bermesra-mesraan tanpa kenal waktu, namun menunjukkan kasih sayang tanpa terduga secara rutin sangat berguna untuk menjaga hubungan agar tetap bergairah.

5. Pengertian

Wanita ingin selalu dimengerti dan ingin membuat orang terdekatnya juga merasa dimengerti. Wanita tidak suka merasa diasingkan atau jika pasangannya tidak peduli kemana mereka pergi. Wanita menyadari bahwa pengertian (atau upaya untuk dimengerti) oleh suami begitu penting bagi mereka. ( detik.com )

READ MORE - Sebetulnya, Hanya 5 Hal Inilah Yang Dibutuhkan Istri Dari Suaminya

Inilah Ciri - Ciri Seseorang Kecanduan Teh atau Kopi

Inilah Ciri - Ciri Seseorang Kecanduan Teh atau Kopi - Makanan dan minuman sehari-hari banyak yang bisa memicu kecanduan bila dikonsumsi berlebihan. Ada takaran aman pada setiap bahan tersebut, jika terlampaui maka risikonya tidak hanya kecanduan tetapi juga bisa memicu penyakit-penyakit serius.

Takaran aman untuk beberapa jenis bahan makanan dan minuman yang berpotensi memicu kecanduan adalah sebagai berikut, seperti dirangkum dari BBC dan Guardian, Rabu (14/3/2012).


http://images.detik.com/content/2012/03/14/766/kopikanker-ts-dalam.jpg


Kecanduan kopi jika melebihi 3-4 gelas perhari

Pada takaran sedang, kandungan antioksidan dalam kopi banyak memberikan manfaat terutama dalam pencegahan kanker, diabetes dan penyakit jantung. Namun kandungan kafein di dalamnya juga bisa memicu kecanduan, bahkan keracunan jika jumlahnya terlalu banyak.

Untuk konsumsi harian, kafein dengan takaran 300 mg atau sekitar 3 cangkir kopi masih tergolong aman. Lebih dari itu, risikonya adalah kecanduan dan perasaan gelisah karena tidak bisa tidur serta dehidrasi karena kafein bisa meluruhkan kecing.

Kecanduan teh jika melebihi 4-5 gelas perhari

Hampir sama dengan kopi, kandungan teh yang bisa menyebabkan kecanduan adalah kafein. Takaran yang dianggap aman untuk mengonsumsi teh rata-rata 4-5 gelas perhari, namun batasannya bisa berbeda-beda tergantung kekentalan dan jenis teh yang digunakan.

Pada dasarnya hampir tidak ada efek buruk yang bisa muncul karena terlalu banyak minum teh, bahkan risiko kecanduan juga tidak terlalu besar. Namun di dalam sistem pencernaan, teh yang terlalu banyak bisa menghalangi penyerapan beberapa nutrisi penting misalnya zat besi.

Kecanduan gula jika melebihi setengah cangkir perhari

Untuk orang dewasa, asupan gula harian sebaiknya tidak melebihi 90 gram atau sekitar setengah cangkir. Takaran ini sudah termasuk gula-gula alami yang berasal dari makanan, sehingga takaran untuk gula olahan sebenarnya lebih kecil lagi.

Meski masih kontroversial, beberapa penelitian menyebutkan bahwa gula bisa memicu kecanduan seperti halnya narkotika. Namun yang jelas, konsumsi gula melebihi kebutuhan bisa memicu penyakit kronis terutama diabetes.

Kecanduan garam jika melebihi 1 sendok teh perhari

Takaran garam harian yang aman dipengaruhi oleh banyak hal termasuk usia dan berat badan. Namun pada umumnya, orang dewasa sehat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi garam lebih dari 6 gram atau setara dengan 1 sendok teh setiap hari.

Pada takaran yang tepat, garam sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga keseimbangan hormonal dan komposisi kimiawi tubuh. Namun jika terlalu banyak, garam bisa memicu tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Kecanduan anggur beralkohol jika melebihi 1 gelas perhari

Takaran maksimal untuk mengonsumsi alkohol adalah 14 gram sehari. Pada minuman anggur beralkohol yang memiliki kadar alkohol sekitar 30-40 persen, maka takaran ini kurang lebih setara dengan ukuran 1 gelas wine.

Konsumsi alkohol yang berlebihan tidak cuma memicu adiksi atau kecanduan, tetapi juga bisa langsung memicu dampak negatif. Meski dalam takaran sedang bisa melindungi jantung, namun jika berlebihan maka justru memicu serangan jantung.

Kecanduan bir jika melebihi 1 botol perhari

Sama seperti anggur beralkohol, kandungan bir yang memicu adiksi adalah alkohol. Bedanya terletak pada kadarnya, sebab pada umumnya bir mengandung alkohol pada kadar yang lebih rendah yakni sekitar 4-6 persen.

Konsumsi bir sebaiknya tidak melebihi 1 botol perhari karena efeknya tidak baik untuk kesehatan. Selain meningkatkan risiko sakit jantung, terlalu banyak minum bir diketahui bisa memicu perlemakan hati yang ditandai dengan perut buncit atau obesitas sentral. ( detik.com )

READ MORE - Inilah Ciri - Ciri Seseorang Kecanduan Teh atau Kopi

Inilah Peran Ayah Dalam Membentuk Karakter Seks Putrinya

Inilah Peran Ayah Membentuk Karakter Seks Putrinya - Kasus-kasus seks pranikah makin banyak. Selain mengindikasikan adanya masalah dalam sistem keluarga, khusus untuk remaja, seks pranikah menunjukkan miskinnya informasi yang didapat anak lewat orangtuanya. Tentu saja, orangtua tidak bisa berharap banyak jika informasi mengenai seks diberikan saat anak menjelang remaja; apalagi kalau mereka mulai mengenal lawan jenis atau berpacaran.


http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/07/1137143620X310.jpg

Anak-anak perempuan yang menerima cinta yang cukup dari ayah mereka tidak mudah mengubar-umbar cinta ke sembarang pria di sekitarnya.


Penjelasan itu sebaiknya diberikan sejak dini, ketika anak mulai bertanya-tanya soal tubuhnya. Orangtua membangun atmosfer yang menyenangkan bagi anak untuk berdiskusi, kemudian menggunakan setiap kesempatan secara sadar untuk memberi penjelasan, sedikit demi sedikit, sesuai pengertian anak-anak kita.

Membentuk identitas dan karakter seks anak

Penelitian Ilmu Psikologi menemukan bahwa peran ayah sangat besar dalam menumbuhkan rasa keberhargaan dalam diri anak, baik pria maupun wanita.

Salah satu sisi pengaman anak perempuan kita agar tidak mudah terjebak dalam seks pranikah adalah kedekatan dengan sang Ayah. Dia membutuhkan figur seorang pria yang baik, pengasih dan penyayang. Dia pertama-tama mengenal “dunia” pria dari sang ayah. Dia mendapatkan identitas seksual sebagai perempuan dari sang Ayah yang memperlakukan dia sebagai anak putri dengan baik.

Dia bangga menjadi seorang wanita karena ayahnya menekankan itu di rumah. Karena itu dia berusaha menjaga kesuciian dirinya sebagai perempuan, dan tidak ingin mengecewakan ayahnya hanya karena kesenangan pergaulan dengan temannya.

Kelimpahan kasih, penghargaan dan pujian dari sang Ayah, akan membuat putri kita tak mudah jatuh dalam rayuan gombal temannya. Yang mendekati putri kita hanya untuk kepentingan pribadinya. Putri kira tahu menilai mana pria yang bertanggungjawab dan mana yang tidak. Anak kita tidak kan sembarangan menyerahkan dirinya pada laki-laki yang integritasnya tidak jelas. Dia punya patron, pria yang baik seperti Ayahnya.

Anak-anak perempuan yang menerima cinta yang cukup dari ayah mereka tidak mudah mengubar-umbar cinta ke sembarang pria di sekitarnya. Dia mendapat cukup cinta dan perhatian dari pria terbaik dalam hidupnya saat ini, yaitu ayahnya. Dengan kasih sayang dan memberi kebutuhan anak, maka karakter seksual anak terbentuk dengan baik. Inilah modal dia mampu berkata TIDAK, saat digoda dalam pertemanannya dan terhindar dari hubungan seks pranikah.

Sebaliknya, jika dia tidak punya model dan kasih pria yang baik di rumah, dia akan mencari cinta dari teman-teman pria di luar rumah, dalam pergaulannya. Tapi akan Sangat bahaya jika dia mendapatkan di tempat yang salah, pertemanan yang tidak bertanggungjawab.

Para Ayah, jangan sampai mengabaikan kebutuhan putra putri kita. Anak-anak yang diabaikan ayahnya mengalami hambatan emosi tiga kali lipat dibandingkan mereka yang kekurangan kasih ibu. Tidak heran Kitab Suci penuh dengan petunjuk tentang peran para ayah. Tuhan memberikan peranan yang besar pada seorang ayah dalam keluarganya.

Menjelang remaja sebagai Ayah kita perlu menanamkan pentingnya menghormati ibu dan menghargai perempuan. Melatih anak-anak untuk belajar saling menghargai dalam pernikahan lewat relasi diantara kita dan pasangan.

Penutup


Keluarga adalah tempat anak belajar menjadi suami, istri dan nilai sebuah keluarga. Salah satu yang harus dipelajari seorang anak laki-laki adalah menghargai dan menghormati perempuan. Demikian juga putri kita menghargai pria. Keluarga juga tempat anak kita diterima apa adanya, termasuk saat dia gagal memenuhi harapan kita sebagai orang tua.

Untuk pencegahan, maka setiap orangtua harus memastikan bahwa remajanya memiliki perasaan “diri saya berharga”. Rasa diri berharga ini didapat dari perasaan aman dan dikasihi yang berasal dari ikatan yang sehat dengan orangtua, yang dibangun sejak bayi.

Selain itu, tentu saja perlu pengalaman spiritual dalam hidup anak-anak. Mereka sadar betul bahwa dirinya begitu berharga sebagai ciptaan, dan dikasihi Allah. Demikian besar Allah mengasihi dirinya, dan kasih itu dia lihat dari Ayah dan Ibunya. ( kompas.com )

READ MORE - Inilah Peran Ayah Dalam Membentuk Karakter Seks Putrinya

Jangan Pernah Mengemis Cinta, Cinta Sejati Itu Tidak Bertepuk Sebelah Tangan

Jangan Pernah Mengemis Cinta, Cinta Sejati Itu Tidak Bertepuk Sebelah Tangan - Tak jarang kami menerima klien yang mengalami patah hati. Ada yang patah hati karena ditolak saat menyatakan cinta untuk pertama kali. Ada juga mereka yang hubungan cintanya diputuskan sepihak oleh sang pacar.


Janganlah pernah mengemis cinta. Cinta sejati tidak bertepuk sebelah tangan. Jangan pernah membangun hubungan cinta di atas perasaan takut. Dalam cinta tidak ada ketakutan, sebaliknya keberanian, sejahtera dan penguasaan diri.



Reaksi orang yang cintanya ditolak atau diputuskan beragam. Ada yang Malu dan kecewa. Kadang disertai perasaan marah dan sedih. Ini normal, apalagi saat tahu, bahwa sang pacar sudah mendapatkan gandengan baru. Pada beberapa kasus disertai perasaan putus asa hingga depresi dan ada juga sampai bunuh diri.


http://assets.kompas.com/data/photo/2010/02/17/1322565620X310.jpg


Naksir itu normal

Jika anda tertarik pada seorang gadis atau sebaliknya, itu wajar. Naksir adalah perasaan normal saat Anda mulai memasuki usia remaja. Sebab itu seiring dengan masa puber dan bertumbuhnya hormon seksual. Namun apakah perasaan suka dan tertarik itu langsung disampaikan pada yang bersangkutan? Ohhh tunggu dulu. Anda perlu menimbang dengan bijak, apakah sahabat Anda itu juga punya perasaan yang sama.

Cinta itu mengikat dua hati. Cinta sejati tidaklah bertepuk sebelah tangan. Cinta itu tidak melulu emosi atau perasaan. Cinta melibatkan logika dan kehendak.

Alarm cinta

Cinta punya tanda. Jika tidak ada tanda-tanda, sebaiknya tunda dulu menyatakannya. Cinta sejati bisa menguasai diri. Lalu kapan dong menyatakan perasaan itu? Tunggu waktu yang tepat. Tunggu saat dimana sahabat Anda itu menunjukkan respon bahwa diapun memperhatikan Anda. Saya menyebutnya “alarm” cinta.

Bagaimana caranya tahu? Biasanya perasaan cinta nampak dari beberapa hal. Dia suka memandang kita baik langsung atau diam-diam. Dia suka menghubungi Anda langsung atau via sarana komunikasi lainnya. Senang bertemu Anda dan bercakap-cakap. Kadang dia memberikan sesuatu barang atau makanan kesukaanmu. Memberikan Perhatian saat Anda sakit atau ulangtahun. Sepertinya Anda istimewa dimatanya.

Jika Anda suka, dan ada tanda-tanda dia juga suka dengan Anda baru pertimbangkan untuk menyampaikan perasaan itu.

Bila cinta Anda ditolak

Bila anda menyampaikan perasaan sayang atau cinta, harap menyiapkan diri andai cinta anda ternyata ditolak. Kenapa?

Jangan lupa sebagian sahabat menaruh perhatian kepada kita, bukan karena dia mau menjadi pacar kita. Tetapi dia hanya merasa cocok atau nyambung dengan kita. Atau dia merasa Anda sebagai kakak atau Abang yang baik. biasanya sahabat Anda akan menolak dengan baik.

Yang lebih menyakitkan adalah jika tidak ada tanda-tanda Saudara langsung nembak sasaran. Bisa-bisa yang bersangkutan menolak dengan ketus, dengan nada merendahkan. Nah, semoga anda tidak mengalami hal ini.

Jika cinta ditolak wajar Anda menjadi sedih, kecewa dan marah. Semua perasaan itu wajar saja. Perasaan tertolak adalah salah satu pengalaman menyakitkan bagi siapapun. Namun yang terpenting apakah Anda membiarkan diri terus menerus dirundung kekecewaan, kesedihan dan kemarahan. Atau Anda berusaha bangkit kembali, dan mencoba menata ulang perasaan, hidup dan masa depan.

Bila cinta diputuskan sepihak

Hal yang lebih sakit adalah saat anda sudah berpacaran sekian lama, kemudian diputuskan sepihak oleh pacar. Reaksi umum adalah sedih, kecewa dan marah.

Harus Anda sadari bahwa pacaran adalah masa saling mengenal dan belum mengikat. Jika salah satu dari kalian merasa tidak cocok, wajar saja dia memutuskan hubungan. Termasuk jika dia ternyata menemukan cowok atau cewek yang lebih oke daripada Anda.

Jika dia memutuskan itu artinya dia tidak mencintai Anda lagi. Pertanda bahwa dia tidak merasa cocok lagi dengan Anda. Jangan pernah mengemis cinta. Cinta sejati memberi tanpa diminta. Jadi jika cinta pasangan anda sudah tawar, dan dia pindah ke lain hati maka lebih baik menahan diri.

Cinta sejati dalam pacaran mentautkan dua hati. Tidak boleh hanya satu yang mencintai. Tidak boleh anda memaksakan cinta Anda untuk diterima. Jangan sampai Anda mengancam pacar Anda. Itu tanda Anda tidak matang.

Intinya, jangan pernah membangun hubungan cinta di atas perasaan takut. Dalam cinta sejati tidak ada ketakutan. Yang adalah keberanian, sejahtera dan penguasaan diri.

Membuka lembaran baru


Jika relasi kita retak dan patah apa yang kita lakukan? Saya meminjam istilah Samuel Mulia di Kompas Minggu 3 Juli, janganlah punya mental pengelem. Relasi atau hubungan itu laksana sebuah gelas. Kadang lebih baik kita membiarkannya pecah daripada mencoba melukai diri sendiri dengan berusaha memperbaikinya seperti sedia kala.

Tulisannya yang berjudul “Patah” mengajak kita belajar berani melihat keretakan hubungan, kemudian membiarkannya patah/pecah. Lalu mengajak kita melanjutkan perjalanan baru. Jangan menjadi pengelem, yang berusaha melem ulang keretakan hubungan. Kita akan lelah sendiri membenahi keretakan itu.

Kenapa tidak “membeli” gelas baru. Gelas yang memberi harapan dan semangat baru. Asal kita bijak memilih gelas baru tersebut. Intinya Jangan buang energi Anda secara sia-sia hanya untuk melem hal yang tak mungkin lagi dilem.

Dalam penutupnya Samuel berkata: ” Saya harus belajar berani kehilangan dan berani menempuh sebuah perjalanan baru meskipun untuk kehilangan selalu saja bisa terjadi. Membiarkan itu patah juga supaya saya tidak egois, supaya teman saya itu bisa bahagia. Karena upaya saya menyambungkan kembali belum tentu membahagiakannya.”

Nah, jika Anda diputuskan pacar maka belajarlah menerima kenyataan ini sambil berpengharapan menatap masa depan. Bahwa sesungguhnya ada calon teman hidup terbaik yang disiapkan-Nya bagi Anda. Hanya perlu sedikit kesabaran. Biarlah rasa sedih, sakit, pahit, marah dan kecewa Anda alami sesaat. Menangislah sepuasnya sekarang daripada Anda menderita selamanya. ( kompas.com )

READ MORE - Jangan Pernah Mengemis Cinta, Cinta Sejati Itu Tidak Bertepuk Sebelah Tangan