Pilih Narkoba Atau Game Komputer Untuk Anak ?

Pilih Narkoba Atau Game Komputer Untuk Anak ?. Seorang psikolog asal Jerman mengklaim bahwa memainkan game komputer secara psikologis dapat membuat kecanduan. Serupa dengan candu-candu lainnya yang biasa dikonsumsi.

Klaus Woelfling, psikolog dan kepala Clinic for Gaming Addiction di University of Mainz menyebutkan bahwa jika pengguna memutuskan hubungan dengan komputer, mereka akan melalui gejala klasik seperti mengucilkan diri.

Seperti VIVAnews kutip dari Top IN News, 2 Agustus 2009, Woelfling memperingatkan bahwa pecandu yang tidak dapat mengakses game mereka juga bisa memperlihatkan gejala seperti detak jantung yang tidak normal ataupun keringat yang berlebih.

Ini serupa dengan orang yang mulai berhenti menggunakan obat-obatan meski Woelfling tidak menyebutkan apakah pecandu game juga mengalami halusinasi saat mereka berhenti bermain. Akan tetapi, sejumlah pemain memang memimpikan game yang merka mainkan saat tertidur.

Umumnya, masalah hanya muncul ketika pemain tidak lagi bisa membuat keputusan rasional seputar waktu memulai, mengakhiri dan durasi dari waktu bermain mereka dan merasa tidak mampu menahan diri untuk tidak bermain. "Orang-orang seperti ini merupakan pecandu dan perlu mendapatkan perawatan semestinya," kata Woelfling. "Jika teman-teman atau keluarganya melihat tanda-tanda seperti ini, mereka harusnya membicarakan hal tersebut tanpa perlu menuduh atau menghakimi," ucapnya.

Menurut Woelfling, banyak pecandu game yang tidak nyaman mendiskusikan masalah yang mereka alami.

ooOoo

Mencegah Si Kecil Kecanduan Bermain Video Game. Saat ini, banyak anak-anak tidak suka bermain di luar rumah dan cenderung bermain video game. Mereka bahkan bermain hingga ketagihan dan lupa belajar. Jika sudah demikian, tentu saja akan berdampak negatif pada nilainya di sekolah.

Tidak hanya itu, ketagihan bermain video game juga berefek buruk pada perkembangan psikologisnya. Anak bisa menjadi lebih agresif dan sulit diajak berkomunikasi. Hal itu karena pikirannya terfokus pada video game. Untuk itu, sebelum si kecil ketagihan bermain video game Anda bisa melakukan beberapa pencegahan.

Ketahui jenis permainan

Saat membelikan kaset video game Anda harus mengetahui isinya. Jangan langsung mengiyakan jika si kecil minta dibelikan kaset terbaru. Periksa dulu apakah permainan tersebut menimbulkan kecanduan atau tidak. Lalu, ketahui juga apakah untuk memainkannya butuh waktu lama. Lebih teliti dalam memilih permaianan yang akan dibelikan. Jangan sampai Anda membelikan barang yang malah merusak si kecil.

Terapkan sistem hadiah

Televisi dan video game adalah dua hal yang berisiko tinggi membuat si kecil ketagihan. Untuk itu kurangi waktunya untuk bermain video game dan menonton televisi. Jika si kecil berhasil mengurangi waktu menonton dan bermain, berikan hadiah kecil padanya. Dengan begitu, ia akan merasa terlalu banyak menonton televisi dan bermain video game tidak baik untuknya dan Anda menghargai jika ia mengurangi waktu untuk itu.

Disiplin dengan jadwal

Buatlah jadwal kegiatan si kecil secara merinci dan tuliskan di papan atau karton yang menarik. Libatkan juga si kecil dalam pembuatan jadwal tersebut. Mintalah si kecil untuk menaati jadwal yang telah dibuat, Anda pun bisa mengontrol waktunya bermain video game ataupun menonton televisi. Jika ia tidak menaatinya, berikan hukuman. Misalnya dengan mengurangi waktunya menonton atau bermain video game.

Liburan keluarga

Jika Anda merasa si kecil terlalu banyak bermain video game, jangan langsung menyalahkannya. Mungkin juga ia banyak bermain karena Anda tidak punya cukup waktu untuknya. Buatlah jadwal liburan keluarga, ajak si kecil bermain di pantai, gunung atau sekedar berenang. Dengan begitu, ia tahu banyak permainan seru selain video game.

Ajak diskusi

Jika si kecil sudah menunjukan tanda-tanda ketagihan seperti sulit dibatasi atau membantah keras saat dilarang segera ajak dia berdiskusi. Bicarakan padanya efek buruk dari terlalu banyak bermain video game. Ia tidak hanya akan kehilangan waktu untuk beljar tetapi juga bisa tidak mendapatkan teman baru. Dengarkan juga saat si kecil bicara dan jangan memotongnya. Dengan begitu ia akan merasa dihargai. [ VIVAnews ]


READ MORE - Pilih Narkoba Atau Game Komputer Untuk Anak ?

Biar Cantik Asal Sehat

Biar Cantik Asal Sehat. Setiap wanita atau pria, pasti ingin terlihat menarik. Wanita ingin menjadi yang terutama di mata orang yang ia kasihi, begitu pun sebaliknya. Namun, sayangnya, tak semua orang tahu bagaimana memperlakukan tubuh dan jiwanya untuk bisa tampil semenarik mungkin.

Anda pasti sudah sering mendengar bahwa inner beauty mempengaruhi outer beauty. Namun, nyatanya mempercantik inner beauty bukan hal yang mudah. Apa kuncinya?

Dalam acara The Spirit of Healthy Beauty yang diadakan oleh Makarizo, di Indochine, FX, Senayan (4/8), Reza Gunawan, pakar holistik mengatakan, bahwa secara proses, untuk menjadi cantik seorang perempuan harus sehat. Sehat merupakan prasyarat dari inner beauty, dan jika ditelaah lagi, inner beauty merupakan prasyarat dari outer beauty.


Tetapi sebelum melangkah jauh, sebenarnya, apakah inner beauty itu? Menurut Reza, inner beauty merupakan pancaran keindahan yang kita kenali saat berada dekat orang lain, dan kita merasakan energi positif dari orang tersebut. Inner beauty, lanjut Reza, adalah suatu titik ketika seseorang tidak memerlukan pengakuan akan kecantikannya. Dalam arti, ia tak perlu bertanya kepada orang lain, apakah dirinya cantik atau tidak. Ini merupakan kondisi ketika seseorang tersebut merasa 100 persen cantik dan merasa nyaman dengan dirinya apa adanya. Membandingkan diri dengan orang lain, atau mengikuti standar orang lain, membuat kita merasa lelah mengejar, dan ini bukanlah citra diri yang menyehatkan.


Salah satu hal yang membuat inner beauty seseorang terhambat adalah ketika ia tak henti-hentinya membandingkan diri. Membandingkan diri selalu membuat kita merasa kurang, tidak lagi bisa menerima diri apa adanya. Memperbaiki kekurangan diri memang penting, tapi ketika terus-terusan merasa kurang dan memusingkan diri dengan apa yang ada di pikiran orang tentang Anda, itu yang tak baik. Reza mengatakan, kunci untuk bisa menerima keadaan dan ikhlas adalah dengan rileks. Ketika Anda sudah bisa menerima siapa diri Anda dan mencintai tubuh apa adanya, Anda pun akan dengan penuh cinta merawat tubuh.


Reza berkata, bahwa kaitan rileks dengan cantik adalah PNEI (Psiko, Neuro, Endokrin, Imuno). Maksudnya, psiko merupakan pikiran, dan perasaan yang selaras akan membuat saraf (neuro) yang sehat. Ketika neuro-nya sehat, kelenjar tubuh (endokrin) pun akan lancar. Ketika semua itu terjadi, maka sistem imun tubuh (imuno) pun akan baik. Maka, tubuh pun akan makin sehat. Hasilnya? Penampilan cantik luar dalam.


Salah satu tips Reza untuk mendapatkan relaksasi di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari adalah dengan melatih fokus kepada nafas. Mudah, bisa dilakukan di mana pun, dan gratis! Caranya, untuk secara sadar melatih pernapasan. Karena pada umumnya, kita cenderung bernafas secara otomatis dilakukan tubuh, dan tidak memusatkan perhatian pada nafas. Pertama, tutup mata Anda, hirup nafas perlahan hingga dalam lewat hidung, lalu keluarkan lewat mulut. Usahakan untuk mengeluarkan nafas 2 kali lebih panjang dari nafas yang dihirup. Misal, ketika menghirup udara selama 5 detik, hembuskan napas hingga 10 detik. Lakukan beberapa kali. Ulangi setiap diperlukan.


Hadir pada acara yang sama, tiga orang duta Hair Repair dan Hair Recovery Makarizo: Nadine Chandrawinata, Titi Kamal, dan Paula Verhoeven. Masing-masing memiliki resep cantik luar-dalamnya. Mereka sepakat bahwa merawat pikiran agar selalu positif, mengapresiasi diri, dan menghargai tubuh apa adanya adalah kunci mereka untuk inner beauty. Sebagai bentuk mencintai tubuhnya, mereka menjaga dengan perawatan, dari asupan makanan sehat hingga bantuan produk.


Ketiga wanita cantik ini di luar kegiatan pekerjaan memang adalah sahabat. Mereka saling berbagi tips cantik ke sahabatnya. Salah satu hal yang mereka bagi juga kepada para pers di acara tersebut adalah cara mereka merawat kecantikan rambutnya. “Saya menggunakan Hair Repair (masker rambut) di rambut sebelum keramas, lalu saya bungkus dengan shower cap selama kurang lebih 45 menit. Lalu keramas, setelah itu saya keringkan dengan handuk, lalu aplikasikan Hair Recovery (serum nutrisi pelindung rambut) sebelum ditata,” saran Titi.


Nadine dan Paula mengakui bahwa mereka mengenal produk perawatan Makarizo dari Titi Kamal yang sudah menggunakannya sejak 11 tahun lalu. Kini, meski rambut mereka sempat rusak akibat aktivitas dan penataan khusus yang terlalu sering, sekarang terlihat cantik dan sehat. [ kompas.com ]



READ MORE - Biar Cantik Asal Sehat

Yang Harus Dilakukan Bila Terjadi Kesalahan

Yang Harus Dilakukan Bila Terjadi Kesalahan. Namanya saja manusia, tentunya tak luput dari kesalahan, terutama ketika bekerja. Kesalahan baik yang kecil maupun besar, tentunya pernah kita lakukan. Salah membuat laporan, tidak akurat membuat data, dan sebagainya. Perasaan apa yang biasanya muncul saat itu? Kebanyakan rasa takut dan merasa bersalah.

Sebenarnya wajar saja bila perasaan negatif muncul setelah kesalahan yang dilakukan. Namun, jangan sampai itu memengaruhi kinerja Anda. Melakukan kesalahan adalah manusiawi. Yang penting, bagaimana caranya agar dari kesalahan ini kita mendapatkan pelajaran dan pengalaman baru yang sangat bermanfaat baik untuk karier dan kedewasaan kita.


Semua orang, termasuk atasan Anda, tentu pernah juga melakukan kesalahan dalam pekerjaan. Bahkan mungkin kesalahan lah yang membuat atasan Anda mendapatkan posisinya sekarang. Sebab, kemampuan seseorang menangani masalah dapat juga dilihat dari bagaimana ia memperbaiki kesalahannya sendiri. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan pekerja dan cara mengatasinya.

1. Lupa mengerjakan tugas penting dari atasan


Beberapa minggu lalu atasan memberikan tugas penting, tapi ketika ditagih, Anda malah bengong. Hal itu sering terjadi terutama ketika pekerjaan sedang menumpuk. Anda biasanya tidak bisa menentukan prioritas sehingga tugas penting dari atasan terabaikan.


Solusi: Jika sudah begini, lebih baik mengaku saja kalau Anda lupa mengerjakannya dan segera minta maaf. Jika atasan masih memberikan kesempatan, lakukan segera tugas tersebut dan selesaikan sebaik-baiknya. Jangan coba-coba untuk berbohong. Bayangkan jika Anda berbohong, dan atasan langsung meminta tugas tersebut. Track record Anda akan rusak dan dia bakal sulit mempercayai Anda lagi.


2. Presentasi berantakan


Saat memberikan presentasi di depan rapat tentang hasil kerja, pemikiran atau ide merupakan saat-saat penting bagi karier Anda. Pada saat presentasi ini, tak jarang persiapan yang kita lakukan tidak maksimal. Alhasil, karena presentasi yang tidak matang, sebuah ide brilian menguap begitu saja.


Solusi: Agar hal itu tidak terjadi lagi, selalu persiapkan presentasi dengan baik dan detail. Sampaikan data yang lengkap, analisis, hingga prediksi Anda. Persiapkan bahan presentasi jauh-jauh hari. Jika Anda tidak terlalu fasih berbicara, sebaiknya materi presentasi dibuat sejelas mungkin, sehingga Anda tidak terlalu banyak memberi penjelasan. Gunakan saja bahasa visual untuk menjelaskan maksud Anda.


3. Telat membuat laporan


Atasan meminta laporan pagi hari dan Anda baru menyerahkannya sore hari. Jika hal itu terjadi, ungkapkan dengan jelas alasan Anda telat memberikannya. Jangan sampai menunggu ia menegur Anda.


Solusi: Sekali-dua kali telat memberi laporan mungkin akan dimaafkan, tetapi bila sudah menjadi agenda tetap, wah... atasan bisa mencap Anda si tukang telat. Poin Anda di mata atasan pun menurun. Coba telusuri apa sih yang jadi penyebab keterlambatan Anda? Kemudian coba perbaiki satu per satu akar permasalahannya.


4. Mengecewakan klien


Banyak hal yang bisa membuat klien kecewa dan kita terkadang tidak menyadarinya. Kita baru sadar ketika sudah ada complain. Klien memang tidak selalu puas, dan jika Anda mengecewakan mereka, segera analisa penyebabnya.


Solusi: Cara terbaik memperbaiki kesalahan terhadap klien adalah dengan melakukan pendekatan personal. Terima saja complain-nya, tanpa bersikap defensif. Setelah itu, perbaiki kesalahan Anda. Yakinkan padanya bahwa Anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.


5. Tidak berkoordinasi dengan baik


Koordinasi selalu dibutuhkan dalam setiap pekerjaan. Bukan hanya bagi pekerja tim, tetapi juga pekerja individu. Inti dari koordinasi adalah komunikasi yang baik. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pekerja adalah tidak membuat koordinasi yang baik dengan pihak atau divisi lain. Contohnya, pembagian tugas dan wewenang dalam pekerjaan yang seharusnya dikerjakan orang lain, atau malah melimpahkan pekerjaan pada orang lain. Jika sudah demikian yang kemudian terjadi adalah konflik dan salah paham.


Solusi : Untuk itu, sebelum memulai pekerjaan ketahuilah sedetail mungkin pembagian tugas, wewenang, serta tanggung jawabnya. Kemudian, lakukan pengawasan dalam perjalanannya, jangan lepas tangan begitu saja. Sehingga kesalahan-kesalahan kecil bisa segera diantisipasi. Cobalah untuk memperbaiki setiap kesalahan yang Anda lakukan dalam pekerjaan, dan jangan ulangi kesalahan yang sama. Buatlah setiap kesalahan menjadi pelajaran yang bisa meningkatkan karier dan tentunya kualitas diri Anda. [ kompas.com ]



READ MORE - Yang Harus Dilakukan Bila Terjadi Kesalahan

Menu Puasa Sehat Dari Prof. Hembing

Menu Puasa Sehat Dari Prof. Hembing. Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan pelakunya untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan-perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani pelakunya.

Puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan, karena overnutrisi dapat mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif, seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis, dan lain-lain.

Pengaruh mekanisme puasa terhadap kesehatan jasmani meliputi berbagai aspek, diantaranya yaitu :

Memberikan kesempatan istirahat kepada alat pencernaan

Pada hari-hari ketika tidak sedang berpuasa, alat pencernaan di dalam tubuh bekerja keras, oleh karena itu sudah sepantasnya alat pencernaan diberi istirahat.

membersihkan tubuh dari racun & kotoran (detoksifikasi). Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua. Dengan puasa, berarti membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.

  • menambah jumlah sel darah putih sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh
  • menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh
  • memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker,
  • mendorong terjadinya pergantian sel-sel tubuh yang rusak dengan yamng baru (peremajaan)
  • meningkatkan daya serap makanan,
  • memperbaiki fungsi hormon & meningkatkan fungsi organ tubuh.
  • Ibadah puasa mengandung banyak hikmah, salah satu hikmah puasa yaitu dapat membantu usaha terhadap pencegahan dan penyembuhan penyakit, antara lain yaitu :
  • menurunkan kolesterol dan trigliserida tinggi,
  • menurunkan berat badan dan mencegah obesitas (kegemukan),
  • mengurangi risiko kencing manis (diabetes mellitus) tipe II
  • menurunkan tekanan darah tinggi,
  • mencegah pengerasan pembuluh darah,
  • mencegah gangguan jantung dan stroke
  • pada umumnya maag yang fungsional akan membaik karena puasa
  • meningkatkan kuantitas dan kualitas sperma
  • Makanan Sehat untuk Berpuasa

Disunahkan agar berbuka puasa diawali dengan makan buah kurma, atau dengan buah-buahan dan minuman yang manis seperti madu. Ajaran ini mengandung makna kesehatan karena buah-buahan dan minuman yang manis merupakan bahan bakar siap pakai yang dapat segera diserap oleh tubuh untuk memulihkan tenaga setelah seharian tubuh tidak disuplai oleh makanan dan minuman.

Glukosa yang terkandung di dalam buah-buahan dan minuman yang manis merupakan sumber energi utama yang dapat menggerakkan susunan saraf pusat. Glukosa efektif dibutuhkan ketika tubuh memerlukan masukan energi yang diperlukannya. Namun pada penderita kencing manis (diabetes mellitus) harus berhati-hati, jangan mengkonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan. Penderita kencing manis harus menghindarkan kadar glukosa darah terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah.

Seperti halnya sarapan, sahur amat perlu untuk mengimbangi zat gizi yang tak diperoleh tubuh selama sehari berpuasa. Anjuran sahur bukan semata-mata untuk mendapatkan tenaga yang prima selama menunaikan ibadah puasa, melainkan juga mengandung makna bahwa puasa perlu persiapan agar selama berpuasa produktivitas kerja dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Sebaiknya makanan untuk sahur dipilih yang mengandung serat dan berkuah seperti sayur dan buah-buahan karena dapat mengurangi rasa lapar dan haus.

Pada waktu buka puasa dan sahur suplai gizi perlu diusahakan memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan tubuh, meliputi enam jenis zat gizi yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Makan yang seimbang baik dalam porsi maupun gizi akan mempengaruhi susunan saraf pusat dan kondisi biokimia tubuh.

Pada beberapa orang, pada saat puasa mempunyai keluhan seperti merasa lemas dan lesu atau stamina menurun, juga gangguan pencernaan. Beberapa bahan pangan tertentu dapat digunakan untuk mengantisipasi keluhan pada saat berpuasa. Berikut beberapa bahan atau makanan dan minuman sehat untuk berpuasa agar tetap fit, sehat dan segar.

1.Madu

Khasiat : meningkatkan stamina dan mempertahankan stabilitas tubuh agar tetap segar, mencegah gangguan pencernaan, melancarkan metabolisme.

2.Kurma

Khasiat : meningkatkan stamina dan energi, mencegah dan mengatasi anemia, lelah, melancarkan pembuangan.

3.Akar Alang-Alang (Imperata cyllindrica)

Khasiat :
menghilangkan haus, melancarkan kemih, mengatasi radang dan batu ginjal, hipertensi, dan lain-lain

4.Rambut dan Tongkol Jagung (Zea mays)

Khasiat :
melancarkan kemih, mencegah dan mengatasi batu ginjal, hipertensi, kolesterol tinggi, kencing manis, dll.

5.Kismis

Khasiat :
meningkatkan stamina, mencegah lemas dan kurang darah

6.Semangka dan Kulitnya (Citrullus vulgaris)

Khasiat : menghilangkan haus, melancarkan kemih, radang ginjal, prostat.

7.Ubi Jalar Merah (Ipomoea batatas Poir)

Khasiat :
perut kembung, peluruh kentut, masuk angin, gangguan lambung.

8.Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza)

Khasiat :
meningkatkan stamina, perut kembung, peluruh kentut, mengatasi masuk angin, gangguan lambung dan pencernaan.

9.Kencur (Kaempferia galanga)

Khasiat :
meningkatkan stamina, mengatasi masuk angin, gangguan lambung dan pencernaan seperti kembung, mual, muntah, dan lain-lain.

10.Kunyit (Curcuma longa)

Khasiat : meningkatkan vital energi, mengatasi radang lambung dan gangguan pencernaan (kembung & begah, mual).

11.Jahe (Zingiber officinale)

Khasiat :
meningkatkan stamina, mengatasi kembung, masuk angin, pusing, mual dan mencegah muntah

12.Kapulaga (Amomum cardamomum)

Khasiat :
mengatasi perut kembung dan sebah, mual, muntah

13.Cengkeh (Eugenia aromatica)

Khasiat :
mengatasi muntah karena lambung dingin, mual, kembung

14.Kayu Manis (Cinnamomum burmanii)

Khasiat : mengatasi radang lambung, mual, muntah, kembung.


Kontribusi dari Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma


READ MORE - Menu Puasa Sehat Dari Prof. Hembing

Saat Yang Tepat Belajar Berbahasa Inggris

Saat Yang Tepat Belajar Berbahasa Inggris. Mungkin kebanyakan orangtua mengira bahwa mengajarkan bahasa Inggris kepada bayi itu mustahil dan sangat sulit dilakukan. Sebab, menurut mereka, bagi orang dewasa saja sudah sulit apalagi jika diajarkan kepada bayi. Karena alasan ini, banyak orangtua tidak memiliki keinginan untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anaknya sejak usia bayi.

Padahal, sebenarnya tidaklah demikian. Bayi tetap bisa diajarkan berbahasa Inggris. Hanya saja, metode yang digunakan berbeda dengan metode untuk orang dewasa. Perlu ada pengemasan bentuk dalam menyampaikan materi dan ritme yang berbeda.

Metode ini di antaranya dengan memberikan kemasan visual berupa gambar dan kartu. Sebab, visual memiliki pengaruh besar bagi daya tangkap seorang anak, terutama bayi di bawah umur lima tahun. Melalui visual ini, otak anak akan merekam informasi bahasa yang didapatkannya melalui pengajaran yang dibuat. Selain itu, materi yang diajarkan juga bersifat tunggal, yakni berupa kosakata bukan kalimat panjang.

Misalnya, kita akan mengajarkan kosakata dan memperkenalkan buah-buahan, seperti mangga, tomat, pepaya, dan pisang. Setiap buah-buahan yang ingin diperkenalkan dibuat visualnya melalui gambar yang menarik bagi anak. Lalu di bawahnya diberi kosakata bahasa Indonesia dari nama buah-buahan tersebut. Dan, di bawahnya diberi kosakata bahasa Inggrisnya.

Metode ini memiliki kemudahan bagi kedua belah pihak. Bayi akan lebih mudah mencerna, sedangkan pengajar atau orangtua didik lebih mudah dalam menyampaikannya. Dengan begitu, proses pengajaran pun akan berjalan lebih cepat. Paling tidak, sangat bermanfaat dalam proses pendidikan bahasa Inggris pada tahap selanjutnya.

Selanjutnya, adakah media yang sudah tersusun yang sesuai dengan metode di atas? Nah, WahyuMedia menerbitkan “Kartu Peraga Bahasa Inggris; Seri Benda, Buah, & Sayuran” yang disusun oleh Vinca Ambardini. Kartu peraga ini memberikan materi kosakata benda, buah, dan sayuran dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Melalui kartu peraga ini, anak Anda akan lebih mudah mencerna materi yang diajarkan. Dan, pada pertambahan penguasaannya, kartu ini dilengkapi sistem tutup buka kosakata bahasa Inggris. Cara ini akan mampu memantau sejauh mana daya ingat dan kecepatan anak Anda menguasai kosakata bahasa Inggris melalui gambar di atasnya. [VIVAnews ]

ooOOoo

Kapan Sebaiknya Anak Mulai belajar Bahasa Inggris.

Ada anggapan, semakin muda usia semakin mudah anak belajar bahasa daripada orang dewasa. Ada pula yang berpendapat, belajar bahasa asing sejak dini bukan jaminan. Sementara yang lain bilang, keberhasilan belajar bahasa asing sangat ditentukan oleh motif atau kebutuhan berkomunikasi dalam lingkungannya. Mana yang benar? E. Kosasih, mahasiswa Pengajaran Bahasa pada Program Pascasarjana IKIP Bandung, dan wartawan Intisari A. Hery Suyono menuturkannya berikut ini.


Belakangan ini aneka kursus bahasa asing, terutama Inggris, kian semarak. Tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lembaga persekolahan pun tak mau ketinggalan zaman. Pengajaran bahasa Inggris yang semula hanya dikenal di tingkat SMTP, kini diberikan kepada siswa SD, bahkan murid Sekolah Taman Kanak-Kanak.

Fenomena seperti itu antara lain terpacu oleh obsesi orang tua yang menghendaki anaknya cepat bisa berbahasa asing. Mereka berpandangan, semakin dini anak belajar bahasa asing, semakin mudah ia menguasai bahasa itu. Lalu, bagaimana pendapat para pakar bahasa?

Masa emas belajar bahasa. Beberapa pakar bahasa mendukung pandangan "semakin dini anak belajar bahasa asing, semakin mudah anak menguasai bahasa itu". Misalnya, McLaughlin dan Genesee menyatakan bahwa anak-anak lebih cepat memperoleh bahasa tanpa banyak kesukaran dibandingkan dengan orang dewasa. Demikian pula Eric H. Lennenberg, ahli neurologi, berpendapat bahwa sebelum masa pubertas, daya pikir (otak) anak lebih lentur. Makanya, ia lebih mudah belajar bahasa. Sedangkan sesudahnya akan makin berkurang dan
pencapaiannya pun tidak maksimal.

Dr. Bambang Kaswanti Purwo, ketua Program Studi Linguistik Terapan Bahasa Inggris, Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, dalam tulisannya Pangajaran Bahasa Inggris di SD dan SMTP, menyebut bahwa usia 6 - 12 tahun, merupakan
masa emas atau paling ideal untuk belajar bahasa selain bahasa ibu (bahasa pertama). Alasannya, otak anak masih plastis dan lentur, sehingga proses penyerapan bahasa lebih mulus.

Lagi pula daya penyerapan bahasa pada anak berfungsi secara otomatis. Cukup dengan pemajanan diri (self-exposure) pada bahasa tertentu, misalnya ia tinggal di suatu lingkungan yang berbahasa lain dari bahasa ibunya, dengan mudah anak akan dapat menguasai bahasa itu. Masa emas itu sudah tidak dimiliki oleh orang dewasa. Namun, bukan berarti orang dewasa tidak mampu menguasai bahasa kedua (bahasa asing). Lenneberg mengemukakan, orang dewasa dengan inteligensia rata-rata pun mampu mempelajari bahasa kedua selewat usia 20 tahun. Bahkan ada yang mampu belajar berkomunikasi bahasa asing pada usia 40 tahun.

Kenyataan itu tidaklah bertentangan dengan hipotesis mengenai batasan usia untuk penguasaan bahasa karena penataan bahasa pada otak sudah terbentuk pada masa kanak-kanak. Hanya saja lewat masa pubertas terjadi "hambatan pembelajaran bahasa" (language learning blocks). "Jadi, maklum bila belajar bahasa selewat masa pubertas, justru lebih repot daripada ketika usia lima belas atau lima tahun," ujar Bambang.

Pada penguasaan bahasa pertama dikenal istilah "masa kritis" (critical period). Pada penguasaan bahasa kedua (bahasa asing) terdapat istilah "masa peka" (sensitive period). Berdasarkan penelitian Patkowski, masa peka penguasaan sintaksis bahasa asing adalah masa sampai usia 15 tahun. Anak yang dihadapkan pada bahasa asing sebelum usia 15 tahun mampu menguasai sintaksis bahasa asing seperti penutur asli. Sebaliknya, pada orang dewasa hampir tak mungkin aksen bahasa asing dapat dikuasai. Lebih detail dipaparkan oleh peneliti lain. Penelitian Fathman terhadap 200 anak berusia 6 - 15 tahun yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di sekolah di AS, menunjukkan bahwa anak yang lebih muda (usia 6 - 10 tahun) lebih berhasil pada penguasaan fonologi (tata bunyi) bahasa Inggris. Sedangkan pada anak lebih tua (11 - 15 tahun) lebih berhasil pada penguasaan morfologi (satuan bentuk bahasa terkecil) dan sintaksisnya (susunan kata dan kalimat).

Masih tentang penguasaan aspek tertentu dari bahasa asing dalam kaitannya dengan faktor usia, Scovel menyebutkan, kemampuan untuk menguasai aksen bahasa asing berakhir sekitar usia 10 tahun. Sedangkan penguasaan kosa kata dan sintaksis, menurut catatannya, tidak mengenal batasan usia.

Pro-kontra periode kritis

Masa ideal anak belajar bahasa bertolak dari apa yang disebut periode kritis bagi penguasaan bahasa ibu. Periode kritis sebenarnya masih berupa hipotesis bahwa dalam perjalanan hidup manusia terdapat jadwal biologis yang menentukan masa-masa kegiatan seseorang (Brown, 1994).

Periode kritis sering dihubung-hubungkan dengan proses pembelahan antara otak kiri dengan otak kanan. Hasil penelitian neurologis menyebutkan, pada usia menjelang dewasa, fungsi-fungsi kemanusiaan terbagi atas dua bagian.

Fungsi intelektual, logika, analisis, dan kemampuan berbahasa berada pada otak bagian kiri. Sedangkan fungsi yang berhubungan dengan emosi dan fungsi lain yang bersifat sosial dikendalikan oleh belahan otak kanan. Ketika memasuki proses pembelahan otak itulah, menurut para pakar anatomi bahasa, masa peka bahasa itu berlangsung. Setelah proses "penyebelahan" (lateralization) otak selesai, menurut hipotesis Lenneberg, perkembangan bahasa cenderung menjadi "beku". Keterampilan dasar yang belum dapat dicapai pada masa itu (kecuali untuk artikulasi) biasanya akan tetap tidak sempurna.

Kapan tepatnya proses terjadinya masa pembelahan otak, masih terdapat ketidaksepakatan di antara para ahli. Pandangan-pandangan yang berseberangan antara lain dikemukakan oleh Sorenson dan Jane Hill. Menurut penelitian Sorenson terhadap suku Tukaro di Amerika Selatan, menjelang usia dewasa masyarakat Tukaro paling tidak sudah menguasai dua atau tiga dari 24 bahasa yang biasanya mereka pergunakan. Yang lebih mengherankan lagi, jumlah penguasaan bahasa itu malahan semakin banyak dan lebih sempurna ketika mereka menjelang usia tua.

Bukti lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukannya terhadap masyarakat Barat, Jane Hill berkesimpulan bahwa dalam perkembangan normal seseorang dapat mempelajari bahasa asing dengan sempurna, terlepas dari apakah ia berusia muda atau tua.

Proses pembelahan otak, menurut Eric Lenneberg, terjadi sejak anak berusia dua tahun dan berakhir menjelang pubertas. Sedangkan Norwan Geshwind berpendapat, pembelahan otak (periode kritis) usai jauh sebelum masa pubertas. Lebih ekstrem lagi pendapat Stephen Krashen, yakni proses pembelahan itu berakhir sewaktu anak berusia lima tahun.

Dengan demikian, jelas bahwa hipotesis periode kritis tidak bisa dijadikan kriteria keberhasilan pengajaran bahasa kedua atau bahasa asing. Keberhasilan seseorang belajar bahasa asing, menurut Gardner dan Lambert, tidak tergantung pada kemampuan intelektual atau kecakapan bawaan berbahasa, tetapi sangat ditentukan oleh motif atau kebutuhan berkomunikasi dalam lingkungannya.

Bukan jaminan

Sejak masuk SD bahkan TK, anak sudah "dituntut" menguasai lebih dari satu bahasa; bahasa daerah dan Indonesia. Keduanya dipakai sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar-mengajar. Betapa beratnya beban mereka, bila kemudian masih ditambah lagi belajar bahasa Inggris. Empat bahasa harus mereka kuasai dalam satu periode, misalnya. Kenyataan itu bukannya menambah cepat anak menguasai bahasa asing. Di samping akan menimbulkan beban psikologis, tak tertutup kemungkinan laju perkembangan bahasa daerah dan nasional anak pun malahan terhambat, atau justru merusak sistem-sistem bahasa yang terlebih dahulu dia kuasai.

Hal seperti itu tidak jauh berbeda dengan anak yang sedang belajar bola tangan. Sebelum ia mahir bermain bola tangan, lalu ditimpa lagi dengan permainan bola basket dan sepak bola. Pelatih tidak perlu heran apabila kemudian si anak memasukkan bola dengan tangan ketika bertanding sepak bola, atau menyundul dan menendang bola ketika anak bermain bola basket.

Jeperson jauh-jauh sebelumnya memperingatkan bahwa anak yang mempelajari dua bahasa tidak akan dapat menguasai kedua bahasa itu dengan sama baiknya. Juga tak akan sebaik mempelajari satu bahasa. Kerja otak untuk menguasai dua bahasa akan menghambat anak untuk mempelajari hal lain yang harus dia kuasai. Perkembangan bahasa anak terganggu, baik dalam penggunaan kosa kata, struktur tata bahasa, bentuk kata, dan beberapa penyimpangan bahasa lainnya.

Tidak terelakkan, dalam era global penguasaan bahasa Inggris hukumnya wajib. Siapa yang ingin luas pergaulan, sukses berbisnis, maupun menguasai ilmu pengetahuan mau tidak mau harus menguasai bahasa yang satu ini. Namun, dalam penanaman kita dituntut sikap bijak dan tidak tergesa-gesa.

Di samping perlu mempertimbangkan kemampuan anak, para orang tua hendaknya memperhatikan pula kepentingan anak akan penguasaan bahasa daerah dan nasional. Kedua bahasa itu tidak bisa dilepaskan begitu saja dari fungsi keseharian dan tanggung jawab sosial anak. Sebab itu, akan lebih baik bila bahasa Inggris atau bahasa asing lain diberikan setelah bahasa daerah dan bahasa nasional terkuasai secara mantap. Pengajaran bahasa asing dalam usia dini toh bukan jaminan mutlak keberhasilan berbahasa pada anak. [ kafka.web.id ]


READ MORE - Saat Yang Tepat Belajar Berbahasa Inggris

Misteri Ngidam Pada Masa Kehamilan

Misteri Ngidam Pada Masa Kehamilan. Hampir sebagian perempuan hamil mengalami masa mengidam selama kehamilannya. Faktanya, hampir sebagian besar perempuan yang hamil mengidamkan beberapa makanan atau bahkan ada yang ngidam makanan yang aneh selama kehamilan.

Kebanyakan makanan yang diidamkan adalah makanan manis, dan asin, sementara ada juga makanan yang pedas atau makanan berlemak. Tapi kenapa perempuan yang hamil mengalami ngidam?

Terdapat banyak alasan perempuan yang hamil mengalami masa ngidam. Penjelasan sederhananya adalah tubuh bekerja 24 jam selama tujuh hari dalam seminggu untuk pertumbuhan bayinya. Beberapa hal yang diidamkan adalah apa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menambahkan kalori selama kehamilan.

Masa ngidam juga bisa berarti sinyal dari kekurangan suatu nutrisi. Beberapa perempuan yang menjalani program vegetarian mungkin akan mengidamkan untuk makan steak dan daging merah lainnya selama hamil. Ini berarti tubuh memerlukan zat besi lebih untuk membantu pertumbuhan bayi.

Ada beberapa perempuan hamil mengonsumsi makanan tertentu yang mungkin tidak pernah dikonsumsi jika tidak hamil, seperti dikutip dari Womenshealthcare, Senin (27/7/2009).

Banyak perempuan mendeskripsikan masa ngidamnya sebagai keinginan bayi, tapi sebenarnya ngidam bukanlah wujud dari apa yang diinginkan sang bayi tapi karena ada perubahan psikologis dan tubuh yang dialami oleh ibu saat hamil. Sementara perempuan yang suka mengonsumsi makanan yang asam-asam pada saat ngidam cenderung dilakukan untuk mengurangi rasa mual, namun sebaiknya jangan berlebihan karena bisa menimbulkan masalah pada kesehatan lambung.

Beberapa perempuan yang hamil memiliki hubungan yang sederhana antara kehamilan dengan masa ngidamnya. Tidak ada yang salah dalam sebagian kasus yang dialami oleh perempuan yang ngidam. Selama sesuatu yang diidamkan tersebut tidak mengganggu kesehatan ibu dan sang bayinya.

Kadang-kadang perempuan yang hamil menginginkan sesuatu yang aneh saat ngidam. Kondisi ini sering disebut dalam masyarakat medis sebagai "pica" yang biasanya menandakan bahwa seseorang kekurangan zat besi atau bisa juga seseorang yang membutuhkan vitamin B.

Jadi, selama apa yang diidamkan oleh ibu tidak mengganggu kesehatannya maka tidak ada salahnya untuk diwujudkan. Berilah perhatian lebih serta manjakan sang istri agar tidak mengalami stres selama masa kehamilannya. [detik.com]


READ MORE - Misteri Ngidam Pada Masa Kehamilan

Suami Atau Anak, Pilih Mana ?!

Suami Atau Anak, Pilih Mana ?!. Sebagai seorang istri, terkadang Anda dihadapkan pada pilihan membahagiakan anak atau suami. Banyak wanita yang lebih memilih menjadi ibu yang sempurna daripada istri yang sempurna bagi suaminya. Namun mendahulukan kebahagiaan anak ternyata bisa menjadi masalah besar.

Banyak pasangan yang memiliki anak kecil merasa dirinya lelah, kesal, marah dan mengaku kehidupan rumah tangganya berantakan karena terlalu fokus dengan anak-anaknya, sementara suaminya sendiri sibuk dengan urusan kantornya.

Awalnya hal ini mungkin baik karena dapat memicu hubungan seksual yang lebih fantastis dengan suami, namun jika terjadi terus menerus malah merepotkan.

Ketika menikah dan belum mempunyai anak, sebagai pasangan, mungkin Anda masih memiliki banyak waktu, tenaga dan biaya untuk menjalani hubungan yang romantis. Pergi makan malam dan bercinta setiap saat pun dapat dilakukan tanpa mengkhawatirkan anak yang menangis atau tertabrak pintu.

Psikolog Dr Michelle Golland mengatakan, seorang istri harus memiliki rasa cinta yang lebih besar pada suami ketimbang anaknya. Jika tidak ada cinta yang kuat, sehat dan terikat dengan pasangan, kemampuan menjalani peran sebagai seorang ibu pun tidak akan dimiliki seorang istri.

Michelle pun memiliki kalimat pamungkas yang biasanya ia ucapkan pada diri sendiri, "Saya sangat mencintai anak-anak, tapi saya tidak mencintainya lebih dari cinta saya pada suami," ujar Michelle, seperti dilansir Yourtango, Senin (20/7/2009).

Kesalahan yang sering dilakukan seorang ibu menurut Michelle adalah, mereka percaya bahwa ketika menjadi seorang ibu yang baik, suami akan mengerti dan baik-baik saja.

Tapi kenyataannya, suami sering merasa tersisih dan dilupakan karena peran seorang ibu yang harus dijalani istrinya. Ujung-ujungnya, mereka pun akan bertengkar dan marah karena masing-masing menganggap tidak menjalankan perannya dengan baik.

Dari skenario tersebut, suami akhirnya akan mundur dan semakin kurang memperhatikan anaknya. Sementara itu, sang istri menjadi semakin marah dengan perilaku suaminya. Ia pun menjadi kurang perhatian dan tidak melayani suaminya dengan baik, yang membuatnya semakin jauh dengan pasangan. Jika hal ini terus berlanjut, perceraian akan menjadi topik selanjutnya.

Inti masalah ini sebenarnya hanya satu, yaitu istri mendahulukan kepentingan anaknya dibanding suaminya. "Untuk menjadi seorang ibu atau ayah yang baik seharusnya dimulai dengan menjadi seorang istri atau suami yang baik terlebih dahulu," kata Michelle.

Biasanya, jika seorang istri merasa keinginan emosionalnya tidak terpenuhi oleh suami, ia akan lari dan mencarinya dari sang anak. Hal ini jelas-jelas tidak sehat bagi perkawinan maupun mental si anak dan dapat memancing suami untuk mencari pemenuhan emosionalnya di luar rumah.

"Ingat, penghargaan Anda sebagai seorang partner atau pasangan tidak dapat disamakan dengan penghargaan sebagai orang tua, tapi satu sama lain akan saling mempengaruhi," jelas Michelle.

Jangan pernah berpikir bahwa perkawinan Anda akan bertahan hingga setidaknya anak umur 18 tahun, kecuali Anda benar-benar mendedikasikan waktu dan energi untuk pasangan Anda.

"Saya selalu mengatakan pada klien saya, Anda bukan hanya duduk berdampingan sebagai ayah dan ibu. Tapi yang harus diketahui juga adalah, anak Anda sebenarnya memperhatikan bagaimana peran Anda sebagai seorang istri dan suami," ujar Michelle. [detik.com]


READ MORE - Suami Atau Anak, Pilih Mana ?!

Rahasia Ingin Cepat Hamil, Mau ?!

Rahasia Ingin Cepat Hamil, Mau ?!. Setiap pasangan yang telah menikah pasti mendambakan seorang anak sebagai penerus generasinya. Tapi, tidak semua pasangan bisa mendapatkan momongan dengan cepat. Ada yang beberapa bulan menikah sudah hamil, namun ada juga yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk hamil.

Banyak faktor yang mempengaruhi kapan seseorang bisa hamil, mulai dari faktor psikologis seperti stres atau banyak pikiran dan juga faktor fisik seperti pola makan yang tidak sehat atau kurangnya olahraga.

Seperti dikutip dari Womenshealth, Selasa (28/7/2009), ada 7 cara yang bisa dilakukan agar cepat hamil:

1. Cari tahu masa subur.

Hal pertama yang harus dilakukan ketika sudah siap untuk memiliki anak adalah mengetahui tentang kesuburan masing-masing pasangan dan bagaimana siklus kesuburan sang perempuan. Setiap perempuan memiliki siklus kesuburan yang berbeda-beda, ada yang masa suburnya 12 hari setelah hari pertama menstruasi namun ada juga yang 16 hari sesudahnya.

2. Cari tahu Basal Body Temperature (BBT).

Biasakan untuk mencatat suhu pertama setiap pagi dan mencari tahu perubahannya, banyak perempuan yang BBT nya sedikit menukik sekitar satu-dua hari sebelum ovulasi, hal ini menandakan bahwa masa ovulasi sudah dekat dan dapat meningkatkan kemungkinan untuk hamil. Dengan begitu bisa melihat kapan masa ovulasi, jika hari pertama ovulasi belum hamil masih ada kemungkinan akan hamil 1 atau 2 hari berikutnya.

3. Memeriksa lendir mulut rahim atau cervical mucous (CM).

Pada hari pertama setelah periode haid CM akan cenderung kering dan rapuh, jika masa ovulasi akan datang CM akan lebih lengket dan basah yang menandakan awal masa subur. CM yang terasa seperti putih telur mentah menandakan ovulasi yang sangat dekat bisa terjadi dalam waktu beberapa jam saja, dan ini merupakan waktu yang paling subur.

4. Mengonsumsi makanan yang sehat.

Atur pola makan sehat setiap hari yang akan memberikan kesempatan bisa hamil lebih cepat dibandingkan dengan perokok, peminum alkohol, atau pengkonsumsi obat-obatan. Dan tetap berolahraga untuk menjaga tubuh tetap fit dan berenergi.

5. Optimis dan berpikiran positif.

Menghindari perasaan depresi atau stres ketika belum dikarunia kehamilan. Teruslah memotivasi diri sendiri dan terus mencoba. Komunikasi yang baik denga pasangan akan sangat membantu mewujudkan impian bersama.

6. Ikuti beberapa posisi bercinta sederhana yang bisa memberikan kehamilan yang cepat.

Setiap posisi yang berbeda sebaiknya tetap berada di tempat tidur selama 14 menit setelah melakukan hubungan.

7. Konsultasikan dengan dokter.

Jika merasa tubuh sudah fit setiap hari dan segala cara sudah dicoba tapi belum hamil juga, saatnya untuk konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan memberikan vitamin yang tepat untuk dikonsumsi seperti asam folat sebagai vitamin sebelum hamil.

Selain tujuh trik tersebut, jangan lupa untuk tetap berdoa dan berusaha agar cepat diberi momongan. Semoga sukses. [detik.com ]

READ MORE - Rahasia Ingin Cepat Hamil, Mau ?!

Bayi Sering Sakit. Berbahayakah ?!

Bayi Sering Sakit. Berbahayakah ?!. Menurut Nurfadilah M Psi, Koordinator Taman Pengembangan Anak Makara Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, bayi seharusnya tidak boleh sakit. Tak ada frekuensi sakit yang dianggap wajar selama masa tahun pertama ini. Namun, apa boleh buat, karena kondisi imunitas bayi berlangsung turun-naik, gangguan kesehatan pun bisa datang kapan saja.

Utamanya, selepas usia 3 bulan ketika ibu kembali bekerja, atau 6 bulan ketika asupan ASI mulai diselingi makanan pendamping ASI, masa ini bisa saja memicu alergi. Penurunan daya tahan tubuh juga terjadi akibat perubahan cuaca atau menghadapi cuaca yang esktrem, kelelahan karena bepergian, terjatuh ketika belajar merangkak, dan sebab-sebab lainnya.

Apalagi jika di masa 6 bulan pertama bayi tidak mendapatkan ASI eksklusif. Karena itu, seperti halnya sakit yang umum pada orang dewasa, bayi pun mengalami gejala hidung berair, demam, batuk, mencret, dan lemas. Namun, penanganan sakit pada bayi agak berbeda dari penanganan orang dewasa. Pada bayi, pemberian obat harus benar-benar berdasarkan perhitungan rasional yang sesuai dengan kasusnya. Ini contohnya:


Demam


Jika masih hangat (sumeng), bayi cukup disusui lebih banyak dan diistirahatkan. Jika panasnya lebih dari 40 derajat celsius pun, bayi tetap disarankan untuk disusui sesering mungkin/minum lebih banyak, selain diberi obat penurun panas. Jika panasnya tidak turun selama 2-3 hari atau berulang, bayi harus segera dibawa ke dokter.


Mencret


Bayi harus mendapat banyak asupan cairan pengganti dari cairan yang keluar. Susui bayi sesering mungkin. Bila perlu, tambahkan oralit (di apotek tersedia cairan oralit khusus bayi yang siap diminum). Makanlah bubur susu seperti biasa. Untuk sementara, hentikan pemberian buah-buahan karena mengandung banyak serat. Jika dalam dua atau tiga hari tak ada perubahan atau di hari pertama kondisi bayi menurun, lemas, terlalu banyak tidur (kesadarannya menurun), segera bawa ke dokter.


Pilek

Beri banyak minum atau susui bayi lebih sering. Tingkatkan asupan makanan dari buah-buahan. Jika dalam tiga hari tidak ada perubahan atau sebelum dua hari kondisi bayi bertambah buruk, segera bawa ke dokter.


Untuk membantu meringankan gejala sakitnya, boleh saja dada dan punggung bayi diolesi balsem/minyak penghangat yang lembut. Jika hidungnya tersumbat, teteskan kurang lebih 3-5 tetes larutan NaCl ke hidung yang tersumbat, bantu juga dengan menambah tinggi bantal kepalanya saat tidur. Jemur bayi di pagi hari selama 10 menit untuk membantu melegakan pernapasannya.


Batuk


Biasanya batuk terkait dengan pilek (ada lendir di saluran pernapasan). Jika pileknya sembuh, batuk pun hilang. Tidur tengkurap juga bisa membantu bayi mengurangi gangguan batuknya. Tingkatkan asupan gizi, terutama dari buah-buahan. Beri ASI/minum yang banyak.


Dijemur di pagi hari baik dilakukan selama 10 menit. Jika pileknya bertambah buruk (disertai demam, batuk tak berhenti, dan kesulitan bernapas), atau selama tiga hari tak ada perubahan, bawalah bayi ke dokter.


Untuk semua kasus di atas, pada tahap yang ringan, bayi usia 0-6 bulan cukup diberi ASI saja, tak perlu diberikan apa-apa lagi, meski hanya air putih, kecuali untuk pemakaian di luar tubuh. [ kompas.com ]


READ MORE - Bayi Sering Sakit. Berbahayakah ?!

Amankah Oral Sex ?!

Amankah Oral Sex ?!. Melonjaknya kasus kanker oropharyngeal dalam dua dekade terakhir ini ternyata dipengaruhi oleh perubahan perilaku seksual masyarakat di sana, khususnya perilaku seks oral.

Komentar tersebut muncul dalam konferensi yang diadakan oleh American Association for Cancer Research yang membahas tentang penularan virus human papilloma virus (HPV) dalam kasus kanker leher dan kepala. Infeksi virus tersebut menyebabkan jumlah kejadian kanker oropharyngeal, yang meliputi tumor di tenggorokan, tonsil, dan permukaan lidah, naik drastis.

Padahal, studi mengenai tumor jaringan oropharyngeal pada 20 tahun lalu hanya menunjukkan infeksi HPV sebesar 20 persen. "Ini adalah tren yang nyata karena itu fakta bahwa angka kejadian kanker orophrayngeal meningkat seharusnya menjadi concern," kata Scott Lippman, MD dari University of Texas MD Anderson Cancer Center.

Bila dulu merokok dan alkohol dituding sebagai biang utama penyebab kanker mulut, kini penyebab terbanyak beralih pada infeksi HPV. American Cancer Society menyatakan bahwa berdasarkan diagnosis, lebih dari separuh kasus kanker oropharyngeal disebabkan virus HPV.

"Perubahan perilaku seksual dalam 20 tahun terakhir, khususnya oral seks, ikut meningkatkan kejadian kanker," kata Chief Medical Officer ACS Otis Brawley. Bukti juga menunjukkan, infeksi HPV secara oral juga meningkatkan faktor risiko kanker esophagus (kerongkongan), lanjut Brawley.

Berdasarkan hal tersebut, menurut Lippman, kini sasaran dokter untuk menyebarkan informasi tentang kanker oropharyngeal bukanlah orangtua dan perokok, melainkan orang muda, karyawan, juga para remaja yang belum memahami seks yang sehat. Para ahli juga sepakat bahwa oral seks bukanlah seks yang aman. [ kompas.com ]


READ MORE - Amankah Oral Sex ?!

Bercinta Dalam Sensasi Es Batu

Bercinta Dalam Sensasi Es Batu. Kegiatan seks tak harus panas melulu. Seperti dilansir Cosmopolitan, ternyata es batu juga bisa dimanfaatkan untuk bercinta dengan pasangan. Ingin tahu caranya? Cobalah trik-trik "dingin" berikut untuk sebuah malam panjang yang sangat "panas".

1. Awali dengan es batu yang agak meleleh di mulut Anda. Kecup pasangan Anda sembari menggerakkan es maju dan mundur secara perlahan-lahan. Pada saat es meleleh dan semakin mengecil, sembunyikan es itu sehingga dia akan berusaha mencari-cari dengan lidahnya.

2. Gunakan es batu untuk meninggalkan jejak dingin di sepanjang kulit tubuhnya. Kemudian ikuti jejak itu dengan lidah Anda. Perubahan suhu yang terjadi akan membuat dia semakin merasakan kenikmatan. Sementara itu, rasa penasaran melihat ke mana bibir Anda menjelajah memandu dia menuju puncak kenikmatan.

3. Letakkan es batu di tangan pasangan Anda. Kemudian pegang tangannya dan bantu dia menggambar bentuk lingkaran dengan es tersebut di payudara Anda. Semakin lama, pandu dia agar semakin mengecilkan lingkaran hingga berakhir di "pusat" payudara Anda.

4. Saat mencoba memuaskan pasangan dengan melakukan oral seks, secara perlahan pijat daerah sensitif di antara kedua kakinya dengan es batu. Kombinasi antara kehangatan mulut Anda dan dinginnya es tersebut akan membuat si dia "lemah" tak berdaya.

5. Minta pasangan untuk menyentuh Anda dengan es di beberapa titik yang kulitnya tipis. Contohnya seperti di bagian pergelangan tangan, siku bagian dalam, dan belakang lutut. Sentuhan di daerah-daerah sensitif itu akan terasa sangat sensual.

6. Ketika giliran pasangan yang ingin memuaskan Anda dengan mulutnya, minta dia secara perlahan menyentuh klitoris dengan es bergantian dengan bibir serta lidahnya. Jika Anda terlalu sensitif di bagian itu, coba lakukan sembari mengenakan celana dalam.

7. Letakkan potongan es batu di antara payudara Anda. Kemudian gerakkan es maju mundur sehingga kulit terasa dingin dan basah. Setelah itu, tuntun kemaluan si dia untuk memijat tubuh Anda masih di daerah yang sama.

8. Minta dia secara perlahan menggerakkan es batu di sepanjang telapak hingga batas pinggir kaki Anda. Percaya atau tidak, daerah itu sangat erat hubungannya dengan bagian otak yang memproses rangsangan hingga mencapai orgasme. Hasilnya, gairah akan semakin terpicu.

9. Berikan pasangan Anda pijatan seksi di kulit kepalanya dengan satu tangan. Sedangkan tangan yang lainnya bekerja untuk menjelajahi garis rambut dan pelipis matanya dengan es batu. Lanjutkan hingga ke daerah leher.

10. Setelah kegiatan "inti" selesai, perlahan-lahan oleskan es batu di sepanjang punggung kekasih Anda. Usaha ini akan membuat dia merasa lebih tenang dan santai setelah melakukan aksi "panas" yang panjang. Kemudian minta dia melakukan hal yang sama pada Anda. [Liputan6.com ]


READ MORE - Bercinta Dalam Sensasi Es Batu

Kenali Pria Lewat Gaya Berpelukannya

Kenali Pria Lewat Gaya Berpelukannya. Pria mungkin tak selalu mau berbagi atau mencurahkan isi hatinya dengan kata-kata. Namun, tubuhnya dapat berbicara. Untuk mengetahui kepribadian, keinginan nakal, dan hal-hal lain mengenai si dia, cobalah teliti lewat caranya bermanja saat sedang santai di sofa rumah

1. Dia mendekap Anda di dadanya.

Meski mengaku lelaki sejati, dia ternyata berhati lembut. "Dengan mendekatkan Anda pada hatinya, secara simbolis dia menunjukkan pada Anda bahwa dia taat pada komitmen," ujar pakar komunikasi sekaligus penulis buku You Don't Say, Audrey Nelson. Mendekap Anda di bagian tubuhnya yang paling maskulin ini menunjukkan bahwa dia bisa melindungi Anda. Biasanya, dia bisa diandalkan dan sangat menjaga kekasihnya meskipun sedang ada masalah di tempat kerja. Sedangkan di ranjang, pria ini cenderung lebih suka menguasai keadaan. Dia akan lebih memilih berada di atas Anda, seperti dalam posisi missionary maupun doggie-style.

2. Dia memeluk Anda sembari meringkuk.

Bayangkan posisi seperti ini. Dia memeluk Anda erat-erat dari belakang hingga posisinya meringkuk. Tangannya dengan bebas bisa menjelajahi bagian depan tubuh Anda. Menurut Nelson, ini berarti dia adalah orang yang sangat menikmati setiap sentuhan tubuhnya dengan Anda. Dorongan seksnya pun cukup besar. Kendati sangat menikmati sentuhan-sentuhan tersebut, kemungkinan dia adalah tipe pria yang kurang nyaman mengekspresikan emosinya. Anda hanya bisa mengharapkan kasih sayang pria ini lewat bahasa tubuhnya, tidak dengan kata-kata.

3. Dia meletakkan kepalanya di pangkuan Anda.

Jika Anda adalah wanita yang suka merawat pria, dia adalah tipe yang paling pas dengan Anda. Menurut dosen ilmu komunikasi Universitas San Diego, Amerika Serikat, sekaligus penulis buku Complete Idiot's Guide to Body Language, Peter A. Andersen, pria seperti ini suka menuntut. "Pria yang lebih memilih posisi seperti ini cenderung terlalu banyak menuntut. Dia akan mencari pasangannya agar merasa lebih baik," ujar Andersen. Kendati demikian, pria ini nyaman dengan emosinya, sangat sensitif, bersedia berbagi cerita, dan ingin membahagiakan Anda. Secara seksual, dia juga akan menghujani Anda dengan perhatian hingga Anda mencapai "kebahagiaan" yang tak terhingga.

4. Dia merangkul Anda.

Menurut Andersen, merangkul bahu bukanlah tindakan yang intim. Jika pria tak mau menyesuaikan posisi dengan kekasihnya hingga senyaman mungkin, itu berarti dia hanya melakukannya sebagai syarat saja. Tapi kabar baiknya, pria ini sangat menghargai Anda. Menurutnya, Anda butuh sedikit jarak dengan dia demi kebaikan Anda sendiri. Di ranjang, pria ini lebih senang menguasai keadaan. Beri dia sedikit petunjuk, dia pun akan dengan senang hati mengikuti Anda. [Liputan6.com ]

READ MORE - Kenali Pria Lewat Gaya Berpelukannya