Bagi pria, seks justru menjadi cara untuk mengatasi stres

Bagi pria, seks justru menjadi cara untuk mengatasi stres - Tekanan emosional dalam diri, baik yang penyebabnya dari pekerjaan, keluarga, keuangan, atau apapun, sangat mampu menurunkan gairah seks atau libido. Bagaimana stres mempengaruhi pria dan wanita, dan seperti apa dampaknya terhadap hubungan seks?


http://www.kompas.com/data/photo/2009/06/10/1159008p.jpg
Bagi pria, seks justru menjadi cara untuk mengatasi stres


* Gelisah menurunkan mood seks, atau menjadikan seks pelarian

Akan sulit mendapatkan perasaan emosi seksual saat pikiran Anda terfokus pada masalah hutang, atau jika masalah dalam keluarga membebani pikiran Anda. Dr D Ashley Hill, dari Departemen Obstetri dan Ginekologi, Florida Hospital Family Practice Residency, Orlando, mengatakan, respons pria dan wanita terhadap stres berbeda, begitupun dalam kaitannya dengan hubungan seksual. Wanita umumnya tidak mood berhubungan seks dalam kondisi stres. Sedangkan pria menggunakan seks sebagai cara mengurangi stres.

Meskipun demikian, stres berat tetap membuat gairah seks menghilang. Kondisi ini disebut kelainan hasrat seks hypoaktif. Gejalanya, Anda dan pasangan tidak mendapatkan fantasi dan hasrat seks. Jika sudah begini, konseling dan psikoterapi harus menjadi solusinya.

* Libido menurun, gaya hidup memburuk

Pasangan yang mengalami masalah penurunan libido mungkin akan mencari bantuan dari obat-obatan. Perlu dipahami, bahwa libido bukan sekadar persoalan hormonal. Mengutip Psychology Today, stres, kesehatan mental, kesehatan vaskular, dan nutrisi, adalah sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi gairah seks. Stres menurunkan level testosteron.

Mereka yang mengalami penurunan libido mungkin juga akan mengalihkan masalah kepada alkohol, rokok dan makanan. Akhirnya, kondisi justru semakin memburuk dengan gaya hidup tidak sehat. Sebaiknya lakukan olahraga, yoga, atau meditasi untuk mengatasi masalah libido. Istirahat cukup dan diet juga bisa mulai diterapkan agar gaya hidup lebih sehat.

* Intimasi dan hubungan sehat berpasangan mengalahkan stres

Seks memiliki kemampuan untuk menurunkan stres. Agar seks lebih bergairah, dibutuhkan intimasi dalam hubungan berpasangan. Intimasi bisa mengurangi kadar stres, terutama dalam pekerjaan, seperti dilansir oleh penelitian tentang Psikomatik Medis 2008 lalu.

Para peneliti melakukan penelitian dengan sampel 51 pasangan bekerja, dengan mengukur mood dan aktivitasnya. Pasangan yang lebih intim memiliki level kortisol lebih rendah, yakni hormon yang meningkatkan reaksi seks. Pasangan dengan hubungan positif dan relasi seks sehat, lebih tangguh menghadapi stres.

Sebaiknya mulai kenali dan perbaiki bagaimana relasi berpasangan Anda dan dia. Selain tentunya selesaikan dulu penyebab stres, dan jalani pola hidup lebih sehat. Jika sudah begini, seks pun bukan sekadar pelarian bagi pria, dan tidak menyenangkan bagi wanitanya. ( kompas.com )



READ MORE - Bagi pria, seks justru menjadi cara untuk mengatasi stres

Do'a Agar Dapat Wanita Sholihah

Do'a Agar Dapat Wanita Sholihah. Banyak mungkin yang belum tahu bahwa do'a sapu jagad (Robbana aatina fid dunya hasanah ...) mengandung makna yang luar biasa. Sampai-sampai dijelaskan bahwa do'a sapu jagad ini juga adalah do'a untuk mendapatkan wanita sholihah yang setiap orang menginginkannya. Coba kita renungkan baik-baik dalam artikel singkat berikut ini. Hanya Allah yang beri taufik.


http://www.suaramedia.com/images/stories/2berita/1_5_islam/jagadnature_mom.gif

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam Sangat Menyukai Do'a yang Singkat Namun Penuh Makna

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,


كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِبُّ الْجَوَامِعَ مِنْ الدُّعَاءِ وَيَدَعُ مَا سِوَى ذَلِكَ


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukai doa-doa yang singkat padat, dan meninggalkan selain itu.” (HR. Abu Daud no. 1482, dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Hadits ini menunjukkan beberapa hal:

  1. Dianjurkannya do’a dengan lafadz yang ringkas namun mengandung banyak makna kebaikan.
  2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah diberi keistimewaan dengan jawami’ul kalim, yaitu diberikan kalimat-kalimat yang ringkas ketika diucap namun mengandung banyak makna dalam hukum dan ilmu.
  3. Kalimat yang paling baik adalah kalimat yang sedikit (ringkas), namun syarat makna. Oleh karena itu, sangat dianjurkan seseorang menggapai maksud dari pembicaraan dengan kalimat yang mudah, namun sarat makna.

Di antara do’a ringkas, namun penuh makna adalah do'a sapu jagad:


اللَّهُمَّ آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Allahumma (Robbana) aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar.”

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,


كَانَ أكثرُ دعاءِ النبيّ - صلى الله عليه وسلم - : (( اللَّهُمَّ آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ )) متفقٌ عَلَيْهِ .


“Doa yang lebih sering diucapkan Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam adalah Allahumma aatina fid dunyaa hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari adzab Neraka).” (HR. Bukhari no. 4522 dan Muslim no. 2690)

Muslim menambahkan,


إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدَعْوَةٍ دَعَا بِهَا فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدُعَاءٍ دَعَا بِهَا فِيهِ.


“Jika Anas ingin menyeru dengan suatu seruan, beliau membaca do’a ini dan jika beliau ingin berdo’a dengan suatu do’a, beliau pun membaca do’a ini.”

Beberapa pelajaran dalam hadits ini:

  1. Dianjurkan untuk merutinkan do’a ini karena lafadznya begitu ringkas, namun mengandung permintaan kebaikan dunia dan akhirat.
  2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam paling sering membaca do’a ini karena do’anya sungguh penuh makna yaitu mencakup tiga hal: [1] meminta kenikmatan di dunia, [2] meminta kenikmatan di akhirat, serta [3] agar terbebas dari api neraka. Semoga Allah menganugerahkan kita tiga hal ini.
  3. Permintaan kebaikan di dunia yang dimaksudkan dalam do’a ini mencakup nikmat sehat, rumah yang lapang, istri yang penuh dengan kebaikan, rizki yang luas, ilmu yang bermanfaat, amal sholih, kendaraan yang menyenangkan, pujian yang baik serta kebaikan-kebaikan lainnya dengan berbagai ungkapan dari pakar tafsir. Masya Allah ... luar biasa cakupan do’a sapu jagad ini. Sampai-sampai meminta istri yang sholihah pun sudah tercakup di dalamnya.
  4. Adapun kebaikan di akhirat yang diminta dalam do’a ini tentu saja lebih tinggi dari kebaikan di dunia yaitu dimasukkannya ke dalam surga, dibebaskan dari rasa khawatir (takut) dan diberi kemudahan dalam hisab (perhitungan amalan) di akhirat.
  5. Adapun permintaan diselamatkan dari siksa neraka mengandung permintaan agar kita dibebaskan dari berbagai sebab yang menjerumuskan ke dalam neraka yaitu dengan dijauhkan dari berbagai perbuatan yang haram dan dosa, dan diberi petunjuk untuk meninggalkan hal-hal syubhat (yang masih samar/abu-abu) dan hal-hal yang haram. –Inilah penjelasan Ibnu Katsir rahimahullah yang kami sarikan dari kitab tafsirnya ketika menjelaskan surat Al Baqarah ayat 201-. Begitu luar biasa dan ampuhnya do’a sapu jagad ini, begitu ringkas, namun makna yang dikandung begitu mendalam. Itulah do’a yang seharusnya bisa kita rutinkan.
  6. Para sahabat begitu semangat dalam memperhatikan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga mereka pun begitu semangat dalam menjalani ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat.

Referensi:

Bahjatun Naazhirin Syarh Riyadhish Sholihin, Salim bin ‘Ied Al Hilali, cetakan Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, tahun 1430 H.

Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H.

Disusun di Wisma MTI dan disempurnakan di Panggang-GK, 24 Rabi’ul Akhir 1431 H (08/04/2010)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal ( rumaysho.com )



READ MORE - Do'a Agar Dapat Wanita Sholihah

Rangsang Zona Erotis di Wajahnya!, Bila Cepat Turn On

Rangsang Zona Erotis di Wajahnya!, Bila Cepat Turn On . Awalnya, Anda hanya ingin berbisik ke telinga pasangan, tapi sungguh mengejutkan saat Anda menemukannya mendesah senang. Kesenangan sama bisa dirasakannya saat Anda mencumbu bagian wajahnya yang lain.

Setiap orang memiliki ‘tombol’ seks yang bisa memberikan rangsangan maksimal ketika Anda menekannya dengan tepat. Di samping itu, jika Anda bisa menjelajahi tempat-tempat erotis di tubuh Anda, ini sekaligus memastikan kesenangan seksual bagi pasangan.

Ketika kepala, dahi, dan area mata dirangsang dengan cara yang benar, semuanya dapat memicu sensasi paling menakjubkan. (Foto: gettyimages)

"Banyak di antara kita percaya bahwa hanya wanita yang memiliki puluhan zona kesenangan yang membawa kegembiraan ketika disentuh, sementara pria hanya memiliki satu zona. Tapi kenyataannya, kebanyakan pria bergairah ketika pasangan memberi perhatian ke tempat-tempat khusus di luar dari apa yang terlihat (Mr P),” kata Dr Vrinda Vohra, konselor hubungan yang berbasis di New Delhi.

Daerah tersebut, ditambahkannya, secara seksual bisa terangsang oleh sentuhan, belaian, dan cumbuan, hanya mungkin Anda tidak tahu di mana tepatnya. Untuk itu, Anda berdua perlu mencari itu apa yang memuaskan masing-masing. Berikut dua di antaranya yang terdapat di wajah Anda, seperti dikutip Times of India.


Ciuman penuh di bibir

Mencium bibir sering dianggap sebagai lambang kasih sayang, simbol persetujuan seksual, dan dasar foreplay. Sayang, sedikit orang menyadari bahwa melakukan langkah pertama ini dapat ”merusak” durasi atau banyaknya sesi seks di luar rencana Anda berdua.

Jika Anda tahu bagaimana menyerang pasangan dengan ciuman, menghisap, dan menggigit bibir mereka, sangat mungkin bahwa ciuman ini akan menimbulkan lebih banyak sensasi dari yang Anda harapkan. Mencium, menjilat dan menggigit bibir memiliki efek memabukkan pada wanita, seperti halnya pada pria.

Dr Vrinda memberikan beberapa tip, "Gunakan bibir, lidah, dan gigi Anda untuk bermain dengan bibir atas dan bawah pasangan. Ciumi dia dengan penuh gairah. Rasakan betapa zona bibir bisa merangsang Anda.”

Garis rambut, dahi, dan kelopak mata

Ketika kepala, dahi, dan area mata dirangsang dengan cara yang benar, semuanya dapat memicu sensasi paling menakjubkan. Area di atas dan pada kelopak mata menjadi salah satu pusat saraf. Jadi, memberikan pijatan lembut di sepanjang lengkungan alis dan kelopak mata adalah cara yang bagus untuk memulai foreplay.

"Pijatan lembut pada kepala dapat memberi keajaiban, lebih dari setiap aksi foreplay apapun. Selain itu, spot antara sudut luar mata dan tulang pipi sangat sensitif. Mulailah dengan menempatkan ciuman penuh gairah di zona itu dan teruslah berjalan menuju bibir, atau desahkan nafas Anda di wajahnya. Berkonsentrasilah di zona ini, "jelas seksolog Jayanti Mishr.

Agar rangsangan yang dilayangkan pasangan bisa berefek hebat pada gairah seks Anda, penting merasa rileks, seperti dikatakan Dr Vrinda, "Setiap reaksi seseorang terhadap metode yang membangkitkan gairah seksnya tergantung sepenuhnya pada kondisi fisik dan mentalnya saat itu." ( okezone.com )

READ MORE - Rangsang Zona Erotis di Wajahnya!, Bila Cepat Turn On

Hubungan seks tak hanya mengandalkan hasrat

Hubungan seks tak hanya mengandalkan hasrat dan juga pengetahuan seputar posisi bercinta. Namun, komponen dasar yang wajib dimiliki pasangan suami istri (pasutri) ketika berhubungan intim adalah cinta.

"Jatuh cinta adalah sebuah proses berkembangnya sebuah ikatan, yang terjadi saat oksitosin membanjiri otak," kata Alan Hirsch MD, direktur neurologis dari the Smell and Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, Amerika Serikat.


Tampil semi bugil sembari bersolek di depan pasangan, ternyata dapat menyentil libido seorang pria. (Foto: Askmen)

Ketika tengah dimabuk cinta, Anda dapat melepaskan hormon cinta pada si dia. Caranya mudah, hanya dengan membuat dia merasa cocok ketika berdua dengan Anda. Bagaimana caranya? Cari cara untuk membuatnya merasa nyaman ketika di samping Anda. Konon, saat pria merasakan nyaman di samping wanita, hal ini dapat membuatnya begitu menikmati jalannya setiap menit ajang bercinta.

Bagi para wanita yang ingin melecut hasrat seks pria, berikut ini tip yang diulas Cosmopolitan.

Biarkan dia melihat Anda semi bugil

Tampil semi bugil sembari bersolek di depan pasangan, ternyata dapat menyentil libido seorang pria. Manfaat lainnya juga baik bagi kehidupan seks pasutri. Membiarkan pasangan menikmati setiap lekuk tubuh Anda tanpa harus menyentuh tubuh Anda secara langsung, konon dapat meningkatkan keintiman di antara berdua. Mengapa?
Hal ini dikarenakan tidak ada pria lain yang dapat menyaksikan Anda beraksi sensual seperti itu. Bagi pria, ini merupakan adegan yang begitu ditunggu. Teruslah berdandan cantik sebelum menerima ajakan sanggama pasangan. Poleskan bedak bubuk, dan lipstik pada wajah cantik Anda. Sehingga aura seksi pun tumbuh seiring dengan kepercayaan diri Anda yang meningkat.

Memasak bersama

Sebelum berhubungan seks, mengonsumsi makanan dengan kandungan oksitosin tinggi dapat membantu pria merasa istimewa. Mengapa? Semakin banyak usaha Anda untuk memasak makanan untuknya, maka pasangan akan mengaitkan perasaan cintanya yang didapatkan dari makanan yang Anda sajikan.

Biarkan dia memeluk dengan posisi sendok

Saat saling bercumbu, biarkan tangannya melingkari tubuh saat Anda berdua tengah bersantai di ranjang. Langkah ini memberikan tanda bahwa Anda begitu percaya dengannya.

Bila aksi saling mencium membuat hasrat berdua kian memuncak, maka Anda bisa memilih posisi bercinta dengan mudah dan tepat.

"Spooning adalah posisi ideal," kata Trina Baca, penulis “Till Sex Do Us Part”.

"Banyak orang tidur dalam posisi ini, sehingga pria bisa membelai payudara dan merangsang klitoris Anda dengan baik," tambah Trina yang juga konselor seks. ( okezone.com )



READ MORE - Hubungan seks tak hanya mengandalkan hasrat

Inilah Do'a Mujarab Menghilangkan Capek, Nyeri dan Pegal - Pegal


Do'a Mujarab Menghilangkan Rasa Pegal Dan Nyeri


Inilah Do'a Mujarab Menghilangkan Capek, Nyeri dan Pegal - Pegal. Ikhwati fillah, terkadang kita merasakan sakit di salah satu anggota badan kita, bisa karena pegal atau nyeri karena sakit atau yang lainnya. Maka cara yang sesuai sunah adalah dengan meruqyahnya dengan bacaan doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam yaitu:


عن عثمان بن أبي العاص - رضي الله عنه - أنه اشتكى إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم وجعا يجده في جسده منذ أسلم ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : ( ضع يدك على الذي تألم من جسدك وقل : بسم الله ثلاثا ، وقل سبع مرات : أعوذ بعزة الله وقدرته من شر ما أجد وأحاذر ) ( أخرجه الإمام أحمد والإمام مسلم وأبو داوود والترمذي والنسائي وابن ماجة )


Dari Utsman bin Abil Ash radhiallahu anhu bahwa dia mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam rasa sakit yang dirasakannya pada badannya sejak masuk Islam, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ( Letakkan tanganmu pada tempat yang sakit dibadanmu dan ucapkanlah:

(Bismillah)

sebanyak tiga kali, dan ucapkan sebanyak tujuh kali:

(A’udzu biizzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru)


Yang artinya: (Aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan apa yang aku jumpai dan aku khuatirkan ) Hadits dikeluarkan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Turmudzi, Nasa’ie dan Ibnu Majah.


Syaikh Utsaimin rahimahullah berkata: Apabila kita mengucapkannya dengan meyakininya dan mengimaninya dan akan mendapat manfaat dari do’a ini maka dapat menghilangkan rasa sakit dengan izin Allah Azza wa Jalla, dan ini lebih berkesan ketimbang obat yang kelihatan seperti pil, syirup atau suntikan, karena kamu memohon pertolongan kepada Yang ditangan-Nya kerajaan langit dan bumi Yang menurunkan penyakit dan Dialah juga Yang menjauhkannya.( Syarah Riyadhus Sholihin 3 hal 67)


Ibnu Qayyim rahimahullah berkata dalam “ Thibbun Nabawi”: (dalam pengobatan ini, yaitu berdzikir kepada Allah dan menyerahkan urusan kepadaNya, serta memohon perlindungan dengan kemuliaan dan kekuasaan-Nya dan keburukan rasa sakit untuk menghilangkannya, dan dengan mengulanginya supaya lebih sukses dan berpengaruh, seperti mengulang obat untuk mengeluarkan penyakit dalam tubuh, dan dengan mengulanginya sebanyak tujuh kali terdapat hasiat yang tersendiri) ( voa-islam)

Selamat mencoba ...



READ MORE - Inilah Do'a Mujarab Menghilangkan Capek, Nyeri dan Pegal - Pegal

Bila Anak Di Rumah Seperti Malaikat dan Di Sekolah Seperti Setan

Bila Anak Di Rumah Seperti Malaikat dan Di Sekolah Seperti Setan. Anda yang memiliki dua anak atau lebih, pasti pernah mengalami masa-masa membandingkan si sulung dengan si bungsu, atau si sulung dengan si tengah. "Saya heran, si Dita (3, bukan nama sebenarnya) ini perempuan, tapi kok 'rusuh' begini ya? Semua mainannya rusak diinjak-injak. Dia juga keras kepala sekali. Beda banget sama si Adit (8, juga bukan nama sebenarnya) waktu kecil. Dia manis sekali, kalau diberitahu ya gampang nurut," kata Yani (41), menceritakan dua buah hatinya.

Seperti pengalaman Yani di atas, Anda tak habis pikir mengapa perilaku anak-anak Anda sangat bertolak belakang. Padahal, Anda dan suami menerapkan pola pengasuhan yang sama.


http://www.suaramedia.com/images/resized/images/stories/2berita/1_5_keseha/thumb-sucking_ay_200_200.gif

lustrasi: Beda perilaku di rumah, beda pula di sekolah. Ya, mungkin ada beberapa orangtua yang heran merasakan perbedaan perilaku buah hatinya. Di rumah bersikap manis bak malaikat cilik, tapi di sekolah seperti setan kecil yang kerap berbuat onar. Atau sebaliknya, di sekolah anak tampil sebagai sosok penurut, tapi di rumah berubah jadi pembangkang. (foto: ayushveda)


Jangan terkejut bila Anda mengetahui jawabannya. Menurut Gobin Vashdev, seorang parenting motivator, inilah kesalahan umum para orangtua, yaitu membandingkan anak-anaknya. "Anak pertama dan kedua itu biasanya beda banget karakternya, tapi kita justru memperlakukan mereka dengan cara yang sama," ujar Gobin di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Setiap anak berbeda, dan orangtua seharusnya justru tahu bagaimana cara menghadapi mereka sesuai karakternya. Hal ini ada kaitannya dengan DISC profile, atau tipe kepribadian anak yang terdiri atas dominance, influence, steadiness, dan compliance.

Anak yang masuk kategori dominance, misalnya, biasanya tidak bisa diatur. Anak-anak dengan tipe dominance yang kuat adalah tipe yang menuntut, keras, egosentris, punya kemauan dan tekad yang kuat, ambisius, agresif, dan selalu ingin mendahului.

Gobin mencontohkan, bila ingin menyuruh anak mandi, Anda tidak bisa mengatakan pada anak yang dominance, "Ayo, mandi!". "Berikan pilihan pada anak, misalnya, 'Kamu mau mandi sekarang, atau mandi 10 menit lagi?'. Jadi, anak diberi pilihan untuk melakukan kegiatannya. Sebenarnya tidak ada bedanya kan, mandi sekarang atau 10 menit lagi?" katanya.

Untuk bisa "mengatur" anak tanpa disadarinya, tentu Anda harus mengetahui lebih dulu bagaimana karakternya. Setelah itu, pertimbangkan dulu cara terbaik untuk mengarahkan anak sesuai karakternya.

Lalu bagaimana bila anak beda perilaku di rumah, beda pula di sekolah. Ya, mungkin ada beberapa orangtua yang heran merasakan perbedaan perilaku buah hatinya. Di rumah bersikap manis bak "malaikat cilik", tapi di sekolah seperti "setan kecil" yang kerap berbuat onar. Atau sebaliknya, di sekolah anak tampil sebagai sosok penurut, tapi di rumah berubah jadi pembangkang.

Mengapa itu terjadi? Ada beragam penyebab. Salah satunya, si prasekolah baru saja memasuki masa transisi antara kehidupan di sekolah dan di rumah. Sebelumnya ketika di rumah, ia hanya bersosialisasi dengan orang-orang terdekat dalam lingkungannya seperti kakak, nenek, ayah, ibu, kakak, adik atau pengasuhnya.


Sedangkan ketika memasuki lingkungan sekolah, dia harus bersosialisasi dengan lingkungan yang lebih luas: guru, teman-teman, tukang kebun, dan orangtua teman-temannya. Selain itu, pada rentang usia 3-5 tahun, menurut Piaget, perilaku anak masih egosentris.

Maksudnya, anak belum memiliki kemampuan untuk mempertimbangkan sudut pandang orang lain. Segala sesuatunya masih terpusat pada dirinya sendiri. Jadi, ketika ia melakukan suatu tindakan atau perbuatan, dia tidak mempertimbangkan kepentingan orang lain.

Ketika ingin melihat pita milik temannya yang dirasa menarik, ia segera menarik pita tersebut. Dia tidak memikirkan, perilakunya itu dapat merugikan orang lain karena dapat merusak tatanan rambutnya.


Bisa juga, perilakunya itu dikarenakan anak ingin mencari perhatian, utamanya dari orang-orang yang ada di lingkungannya, baik lingkungan rumah ataupun sekolah. Ketika di rumah, si kecil dapat dengan mudah memperoleh perhatian, bahkan mungkin selalu menjadi pusat perhatian karena jumlah anggota keluarganya tidak banyak.


Berbeda ketika ia berada di sekolah, dimana 2 orang guru harus memberikan perhatian kepada kurang lebih 10-15 anak didik dalam satu kelas. Otomatis porsi perhatian yang diperoleh si kecil pun menjadi lebih sedikit. Kondisi inilah yang akhirnya menjadi pemicu si kecil "berulah", sekadar untuk mencari perhatian dari teman atau gurunya ketika di sekolah.

Bisa juga sebaliknya, anak sudah merasa mendapat perhatian ketika berada di lingkungan sekolah, namun tidak mendapat perhatian dari lingkungan rumah. Akibatnya, anak pun "berulah" agar orang-orang terdekat yang ada di rumah memberi perhatian. Akhirnya muncul anggapan, si prasekolah anak yang "penurut" di sekolah tapi "nakal" ketika di rumah.

Sebab lain, bisa jadi ia belum memahami aturan dan etika yang berlaku dalam lingkungan yang baru dimasuki. Maksudnya, aturan di sekolah tentunya berbeda dengan aturan di rumah. Ketika di rumah mungkin orangtua terlalu permisif, anak diperkenankan menggunakan barang bukan miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu. Aturan ini, tentunya tidak dapat diterapkan ketika di sekolah. Demikian pula sebaliknya, sehingga anak pun bersikap semaunya sendiri.


Jembatan Komunikasi

Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah membangun jembatan komunikasi antara pihak sekolah, orangtua dan anak. Orangtua menjelaskan tentang aturan-aturan yang biasa diterapkan di rumah, perilaku-perilaku yang biasa dilakukan, dan sebagainya. Pihak sekolah juga hendaknya secara rutin memberikan informasi tentang perkembangan proses belajar, kegiatan siswa ataupun kenakalan yang dilakukan anak di sekolah.

Dengan begitu, baik orangtua maupun guru dapat mengetahui dan segera melakukan antisipasi/mencari solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi anak. Demikian pula sebaliknya, bila orangtua mengetahui atau menemukan perilaku atau proses tumbuh kembang yang "salah" di rumah, mereka dapat segera menginformasikan kepada pihak sekolah. Siapa tahu bukan anaknya yang salah, tapi pola asuh, disiplin, atau penyebab lainnya yang menjadi pemicu.


Bila jembatan komunikasi ini terbentuk dengan baik, maka kedua belah pihak dapat saling bekerja sama untuk mendapatkan solusi yang terbaik. Jembatan komunikasi ini sebaiknya juga diciptakan bersama anak. Ciptakan komunikasi yang harmonis antara anak dengan orangtua, juga sekolah dengan anak.


Melalui komunikasi yang baik, pihak sekolah maupun orangtua dapat mengetahui keinginan anak, hambatan, dan sebagainya, sehingga penyelesaian permasalahan yang dihadapi dapat lebih mudah dan tuntas.


Tidak sulit kok, berkomunikasi dengan anak. Lakukan dalam suasana yang akrab dan ciptakan obrolan yang santai, jangan bernada menyelidik. Mengobrol juga sekaligus dapat bermanfaat sebagai media untuk meluapkan emosi, sekaligus mengetahui penyebab ulah anak dan menyikapinya. Dengan cara itu, diharapkan perilaku negatif anak dapat diredam.


Contoh dari Orangtua

Orangtua dan orang-orang terdekat anak hendaknya dapat menjadi model yang baik. Ingat, pada rentang usia ini, anak masih meniru, sesuai dengan perkembangan kognitifnya yang masih praoperasional.

Selain itu, pastikan orangtua menerapkan aturan dan nilai-nilai positif di rumah. Orangtua juga perlu mencari tahu dari anak, aturan apa sajakah yang tidak dipahami, juga aturan apa saja yang berbeda. Selanjutnya, berikan penjelasan tentang perbedaan itu dengan bahasa yang sederhana.

Dengan memahami karakter anak sejak kecil, kita dapat mengekspresikan kasih sayang untuknya dengan porsi yang tepat.

Rasa sayang orangtua bisa ditunjukkan dengan berbagai cara: lewat senyuman, wajah yang ramah, pelukan hangat, sentuhan lembut, belaian sayang, pemberian hadiah, pujian tulus, dan sebagainya. Namun, tidak semua anak merasa cukup dengan porsi bentuk kasih sayang yang sama. Ada anak yang merasa cukup disayangi dengan tatapan ramah ayah-ibunya, tapi tak sedikit yang menuntut lebih melalui belaian dan pelukan, serta kesediaan kita bermain bersamanya.

Untuk mengetahui sejauh mana kebutuhan anak, sebagai sahabat orangtua perlu memahami karakternya. Secara garis besar ada 4 kelompok karakter yang sudah dimiliki anak sejak lahir. Karakter inilah yang memberi nuansa pada perilakunya kelak. Termasuk bagaimana cara anak menghadapi orang-orang di sekelilingnya. Karakter ini akan berpengaruh pula pada sikap yang seharusnya ditunjukkan ayah dan ibu. Apa sajakah jenis karakter yang ada? Inilah uraiannya.

1. Anak aktif

Anak model ini tidak bisa diam karena penuh energi, selalu bergerak dan senantiasa berpikir. Wajar bila ia terlihat tidak pernah lelah beraktivitas. Biasanya gerakannya terkesan spontan alias serbacepat, selalu menuruti kata hati dan mudah beralih. Mungkin sesaat ia bisa duduk manis di pangkuan ibunya sambil mendengarkan dongeng. Namun ketika melihat ada kucing melintas sambil menggerak-gerakkan ekornya, dengan cepat ia akan beranjak lalu menghampirinya.

Cara menunjukkan rasa sayang:

Biasanya anak model ini tidak terlalu menuntut untuk diperlakukan secara khusus dengan dipeluk dan dibelai secara intensif. Pasalnya, ia lebih senang diberi kesempatan untuk beraktivitas. Bahkan ia akan merasa lebih disayang bila ayah atau ibu mau bermain bersama.

2. Anak pasif

Anak dengan karakter model ini terkesan kurang energik dan lambat memberi reaksi terhadap apa pun. Ia juga terlihat mudah lelah dan hanya kadang-kadang saja menampakkan antusiasme pada permainan tertentu. Ia butuh waktu agak lama untuk mengenal hal-hal baru. Namun ketika sudah paham, ia betah berlama-lama menyelaminya. Anak dengan karakter ini biasanya punya kemampuan konsentrasi yang cukup baik.

Cara menunjukkan rasa sayang:

Menunjukkan kasih sayang kepadanya harus dilakukan dengan cara yang ekspresif. Contohnya melontarkan pujian dengan wajah sumringah dan mata berbinar. Tak jarang diperlukan juga tindakan aktif untuk menegaskan padanya bahwa ia disayangi. Misalnya dengan pelukan dan belaian.

3. Anak percaya diri

Anak model ini biasanya amat cepat beradaptasi. Ia amat suka bertemu/berkenalan dengan orang-orang baru, bergaul dengan siapa saja, memainkan permainan asing, dan melakukan sesuatu yang berbeda maupun penuh tantangan.

Cara menunjukkan rasa sayang:

Terus mendampingi dan mendukung segala aktivitasnya cukup untuk meyakinkan anak tipe ini kalau ayah dan ibu menyayanginya. Anak tipe ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi sehingga tidak terlalu butuh ekspresi kasih sayang yang benar-benar nyata. Namun agar anak tetap memiliki rasa percaya diri yang tinggi perlu juga ibu dan ayah sesekali memeluk, membelai dan memujinya.

4. Anak pencemas

Anak model ini sangat berhati-hati menghadapi setiap perubahan. Ia selalu mengamati tindak-tanduk ayah-ibunya saat marah, sedih, atau senang. Ia juga tidak menyukai tantangan-tantangan baru. Ia pun perlu waktu agar dapat beradaptasi dengan lingkungan yang masih asing baginya. Boleh jadi ia akan menangis kala ditinggalkan untuk pertama kalinya atau berada bersama-sama orang baru.
Begitu orangtua memperlihatkan wajah marah, anak sudah akan berprasangka macam-macam.

Cara menunjukkanrasa sayang:

Anak seperti ini butuh dorongan yang lebih tinggi lagi agar mencapai kepercayaan diri yang cukup. Caranya? Tak lain dengan menunjukkan kasih sayang secara ekspresif. Pelukan dan belaian sebagai wujud rasa sayang sangat dibutuhkan anak untuk mengikis kecemasannya.

PERKEMBANGAN EMOSI DAN KOGNISI

Untuk mengesankan anak kalau ayah dan ibu menyayanginya, hal lain yang perlu dilakukan adalah memahami perkembangan emosi dan kognisinya. Sulit bagi orangtua untuk mencurahkan kasih sayang tanpa memahami perkembangan emosi dan kognisi anak.


* EMOSI

  • Anak balita masih memiliki keterbatasan dalam menerima pendapat orang lain. Ia selalu merasa dirinya benar. Ayah dan ibu harus bersabar dan mengerti saat anak, sulit diatur. Saat anak memaksa naik ke atas meja, contohnya, beri kesempatan padanya sebentar saja namun segera setelah itu minta ia turun sebelum terjatuh.
  • Kontrol dirinya belum sempurna sehingga belum bisa mengendalikan emosinya, seperti ketakutan, kelelahan berlebih, atau kondisi fisik yang tak nyaman. Hal ini yang kerap jadi pemicu anak tantrum. Cobalah berada sedekat mungkin dengannya agar anak tahu kalau ibu dan ayah ada di sisinya dan siap melindunginya. Tanggapilah kerewelan-kerewelannya sebagai sesuatu yang wajar karena memang demikianlah proses perkembangan seorang anak sehingga akan terasa lebih mudah menghadapinya.
  • Anak usia ini belum tahu mana yang benar dan salah sehingga ia melakukan segala sesuatu sekehendaknya saja. Saat kesal ia akan berteriak-teriak. Nah, ayah dan ibu harus menyontohkan bagaimana mengekspresikan perasaan dengan benar. Misalnya anak boleh berteriak tapi tidak dengan mengumpat-ngumpat.
  • Perilaku anak usia ini sering berubah-ubah. Yang semula penurut mendadak jadi pembangkang. Ini terjadi karena perubahan sangat cepat antara kebebasan dan ketergantungan, antara perasaan suka dan kemarahan yang tidak terkontrol. Hal ini kerap membuat ibu atau ayah tak sabar menghadapi perilakunya. Pengertian orangtua sangat diperlukan agar curahan kasih sayang tetap mengalir pada anak secara tepat.
  • Anak masih butuh kelekatan yang besar sehingga ia tidak mau berpisah dengan sosok ibu atau ayahnya barang sebentar. Misalnya, anak tak mau dilepas sendirian di "sekolah." Pahami kondisi ini sebagai sesuatu yang wajar. Cari cara efektif agar anak aman berada bersama orang lain tanpa harus menimbulkan kesan bahwa ayah dan ibu tidak menyayanginya. Pemaksaan hanya akan menimbulkan prasangka kalau orangtuanya jahat dan tidak sayang padanya.


* KOGNISI

Di usia ini anak masuk dalam fase praoperasional atau stadium pralogika yang ditandai dengan cara berpikir egosentris dan didominasi khayalan-khayalan. Anak berpikir dari sudut pandangnya sendiri dan tidak mau diintervensi oleh orang lain. Pemikirannya kerap terkesan ajaib, terutama saat melihat banyak hal yang aneh seperti nonton film Superman yang bisa terbang, mengangkat pesawat terbang dan mengeluarkan cahaya dari matanya. Kemudian lewat imajinasinya anak akan mengekspresikan khayalan-khayalannya, semisal dengan bermain peran menjadi pendekar, Putri Salju, peri baik hati, dan sebagainya. Pada tahap ini cobalah untuk meladeni saja apa yang ingin dilakukan anak. Bahkan bila perlu stimulasi terus agar kreativitasnya lewat khayalan-khayalan bisa tersalurkan dengan baik. Antusiasme ibu dan ayah saat memerhatikan berbagai kemauannya menunjukkan pada anak bahwa ia dicintai.

TERUS BERI SEMANGAT

Untuk dapat berkembang optimal, ibu dan ayah tak cukup memerhatikan segi psikis si kecil. Kebutuhan fisiknya pun perlu mendapat porsi perhatian sama baiknya, antara lain kebutuhan makan-minum, kesehatan, dan sarana beraktivitas. Memberi makan dan minum tidak dalam pengertian asal memberikan tanpa mempertimbangkan kecukupan dan keseimbangan gizinya. Kebutuhan kalori, protein, lemak, vitamin, dan lainnya harus tercukupi. Ibu dan ayah harus cerdas mengatur menu makannya dengan memasukkan lauk pauk, seperti sayuran, daging, telur, tahu, tempe, dan sebagainya.

Demikian halnya dengan kesehatan. Bila anak terlihat tidak fresh atau kurang bugar padahal kebutuhan gizi seimbangnya sudah dipenuhi, segeralah pastikan kondisi tubuhnya dengan memeriksakannya ke dokter. Bila ada gangguan kesehatan, usahakan supaya langsung ditangani. Ini adalah wujud kasih sayang ayah dan ibu padanya. Anak pun merasa aman karena orangtua selalu berada di sampingnya untuk memberi pertolongan dan perlindungan.

Tak hanya itu, sediakan juga sarana penunjang bagi kebutuhan fisiknya, seperti sepeda, bola, undakan untuk memanjat, ruang gerak yang lapang, dan sebagainya. Tak perlu terpatok pada harga yang mahal karena banyak alternatif yang bisa dipilih. Hanya saja perlu diingat, tersedianya segala kebutuhan fisik anak tak akan lengkap jika ayah dan ibu tidak memberinya dorongan, stimulasi, serta semangat untuk beraktivitas. Menyediakan menu seimbang namun bersikap cuek, mau makan silakan, tidak mau makan ya sudah. Atau memberinya aneka mainan tapi tidak mau tahu apakah digunakan untuk bermain atau disimpan di kotak mainan saja, tentu membuat semuanya jadi percuma.

Tak hanya itu, stimulasi pun perlu dilakukan seintensif mungkin. Di usia ini anak masih berada pada masa golden age dimana pertumbuhan otak sedang pesat-pesatnya. Stimulasi intensif sangat bermanfaat untuk membentuk lebih banyak sambungan simpul-simpul saraf otak (neurotransmitter). Dengan demikian kecerdasan otaknya bisa lebih optimal. Dengan memenuhi kebutuhan fisik anak berarti ibu dan ayah menunjukkan rasa sayangnya. Sebaliknya, bagaimana mungkin anak merasa disayangi bila kebutuhan fisiknya saja tidak dipenuhi.

RESPONS PERILAKU KRITISNYA

Jangan pernah menganggap anak balita tidak tahu apa-apa atau tidak perlu tahu apa-apa. Beri kesempatan pada anak untuk tahu lebih banyak tentang lingkungannya. Dengan demikian ia akan berusaha menggali segala potensinya untuk berpikir. Makin hari ia akan kian terampil mengelola pikirannya. Bila anak selalu mendapat jawaban yang tidak mengenakkan, seperti, "Kamu masih kecil, enggak perlu tahu!", "Susah jawabnya!" atau "Pokoknya kamu enggak ngerti!" akhirnya anak jadi sebal dan menahan diri untuk bersikap kritis karena pendapatnya selalu dipatahkan. Kalau sudah begini, anak akhirnya cenderung diam dan lebih suka mengekor pendapat orang lain.

Secara teori, pola penalaran anak akan melalui beberapa tahap. Mula-mula ia akan bertanya tentang fakta, yakni bertanya tentang "apa". Seiring dengan bertambahnya umur, ia makin memahami kenyataan yang ada di lingkungannya, sehingga ia pun mengembangkan rasa ingin tahunya dengan melontarkan pertanyaan "mengapa". Nah, kata tanya "mengapa" ini tentu menuntut penjelasan alias membutuhkan nalar.

Kuncinya, jangan panik saat menjawab pertanyaan anak. Ini penting agar jawaban keluar dengan lancar, bukan jawaban yang seenaknya atau sekenanya. Toh, anak tidak butuh jawaban panjang dan rumit, cukup jawaban simpel sesuai dengan kemampuan berpikirnya. Misalnya, ketika menyaksikan tayangan demonstrasi di teve anak akan bertanya, "Mereka lagi ngapain? Apaan sih demonstrasi? Kok bawa-bawa tulisan besar? Kenapa juga harus berkelahi?" dan sebagainya. Bila ibu dan ayah siap, maka jawaban akan mengalir dengan lancar. Dengan menanggapi sikap kritis anak secara bijak, selain melatih kemampuan nalar dan bahasanya, ibu dan ayah juga membuatnya merasa dihargai dan ini merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan kasih sayang.

Semakin dini sikap kritisnya diasah, akan semakin baik. Interaksi di dalam keluarga sewaktu makan, nonton teve, main di ruang keluarga, liburan, dan sebagainya bisa dijadikan sarana pendukung. Secara tidak langsung interaksi seperti ini akan mendekatkan anak dengan ayah dan ibu. Selanjutnya, hubungan yang akrab akan berdampak pada perasaan aman dan nyaman karena anak merasakan sendiri derasnya kasih sayang dari orangtua.

Yang tak boleh dilupakan, rangsangan dari luar ikut menentukan kekritisan anak. Di sinilah pentingnya kesadaran orangtua untuk mentransfer pengetahuan sebanyak mungkin. Caranya, tiap kali ada kesempatan, ajaklah anak jalan-jalan ke kebun binatang, ke pantai, atau ke tempat-tempat yang dapat menambah wawasannya. Bertambahnya pengetahuan akan membuat daya pikirnya semakin tajam. Selain bahwa kelekatan anak dengan ayah-ibunya akan kian terjalin, kebersamaan seperti ini merupakan momen yang sangat baik untuk menunjukkan kasih sayang pada anak.

Karakter merupakan hal penting bagi keberlangsungan hidup anak. Karena itu, sejak dini karakter anak harus ditumbuhkembangkan. Jika tidak, kelak, anak akan tumbuh menjadi manusia yang tidak memiliki karakter yang jelas.

Hal itu disampaikan Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono M. Pd, dalam pembukaan seminar "Pendidikan Kiat Sukses Menumbuhkembangkan Karakter Anak" di ruang Graha Sawunggaling, Balaikota Surabaya Ahad kemarin. Acara yang diisi trainer Hj. Neno Warisman ini dihadiri sekitar 300 peserta.

Menurut orang nomer satu di Surabaya ini, menumbuhkan karakter bukan hal sepele. Sebab, karakter menyangkut hal komprehensif dalam diri manusia. Agar karakter bisa tumbuh dengan baik, maka pikiran harus senantiasa bersih.

"Jika pikiran bersih, maka hati akan bersih pula. Dan hati yang bersih akan menimbulkan kebiasaan yang baik. Jika kebiasaan baik itu sudah menjadi permanen, otomatis akan menjadi karakter," katanya.

Namun, menurutnya, banyak guru yang belum bisa melakukan hal itu kepada murid. Kebanyakan, guru hanya sibuk mentransfer ilmu, bukan value (nilai) dan sikap.

"Murid hanya dicekoki ranah kognisi, padahal murid memiliki afeksi dan psikomotor," jelasnya.

Dia mencontohkan film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi. Menurutnya, film besutan Andrea Hirata itu bisa menjadi contoh seorang guru yang berhasil menanamkan nilai dan sikap pada anak. Meski awalnya murid dibangun dengan mimpi, namun kemudian dimotivasi dan diajari cara menggapai mimpi.

Bambang berkata, dulu, ketika dirinya belum menjadi Wali Kota Surabaya, banyak daerah di Surabaya yang kumuh dan kotor, yang membuatnya mengelus dada. Lantas, ketika sudah menjadi Wali Kota, dia pun berusaha membenahinya. Dibuatlah program Green and Clean Surabaya.

Awalnya, dengan membentuk kader-kader bersih lingkungan. Kemudian melakukan kegiatan bersih-bersih. Kini, Surabaya pun lebih bersih berkat kesadaran warganya. "Sekarang, warga Surabaya sudah cinta dengan keindahan," tuturnya.

Namun dia juga tidak menampik jika pertumbuhan karakter anak kerap dibentuk oleh teknologi dan media. Media seperti internet, majalah dan komik, ternyata banyak memuat pornografi yang jelas merusak karakter anak.

Belum lama ini, Bambang begitu terkejut ketika mendapat pemaparan dari Ely Risma, psikolog dari Jakarta, bahwa bahaya pornografi telah mengancam anak. "Karena itu, kalau karakter anak ingin tumbuh dengan baik, maka harus dijauhkan dari pornografi," tegasnya. ( suaramedia.com )



READ MORE - Bila Anak Di Rumah Seperti Malaikat dan Di Sekolah Seperti Setan

Bahaya Doraemon, Dragon Ball, dan Sincan Untuk Fisikologis Anak




Bahaya
Doraemon, Dragon Ball, dan Sincan Untuk Fisikologis Anak. Membongkar Kesesatan Doraemon, Dragon Ball, dan Sincan. Anak-anak ibarat 'kertas putih' yang dapat dituliskan apa saja pada dirinya. Pada masa anak-anak, apa saja yang dilihat dan didengar dapat membekas di dalam sanubarinya yang masih polos, jika telah terukir di dalam hatinya, akan tergambar dan tersalurkan jika kelak mereka menjadi dewasa.

Tidak dipungkiri lagi, banyak beredar kisah-kisah menarik yang dikemas sedemikian rupa agar disukai anak-anak; kebanyakannya termasuk kisah-kisah fiktif yang dibumbui dengan cerita-cerita kebohongan, syirik, kebobrokan akhlaq, dan gambar bernyawa.

Walhasil, kita dapat melihat betapa banyak anak-anak muslim yang lebih mengenal tokoh-tokoh fiktif hasil produksi orang-orang kafir daripada mengenal tokoh-tokoh muslim, seperti para sahabat, dan ulama’ Salaf; betapa banyak anak-anak muslim yang menghafal cerita-cerita khurafat dibandingkan kisah-kisah penuh ibroh (pelajaran) yang telah diceritakan dan diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam.

Ketika anak-anak bergerombol di depan televisi tak ada satu orang tua pun yang bergeming dan prihatin sikap anak-anaknya. Padahal apabila kita perhatikan, maka nasib anak-anak kita berada dalam kondisi memprihatinkan. Bagaimana tidak, sementara film-film kartun tersebut mengajarkan kepada mereka pelanggaran-pelanggaran syariat Allah dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam.

Tulisan yang ada di depan Anda ini akan membongkar kesesatan, dan penyimpangan beberapa film kartun yang paling populer di tengah-tengah masyarakat yang menyesatkan dan meninabobokkan cikal bakal umat ini.

• Doraemon si Boneka Ajaib

Konon kabarnya, Doraemon bisa pergi menjelajah di masa lalu dan di masa yang akan datang. Katanya, ia dapat mengadakan sesuatu yang belum ada menjadi ada dengan “kantong ajaibnya”. Dalam kartun, ia digambarkan sebagai tempat untuk dimintai segala sesuatu yang ghaib oleh temannya. Lihatlah bagaiman film kartun tersebut betul-betul menyimpang dari aqidah.

Segala sesuatu telah ditetapkan waktu dan ajalnya oleh Allah Ta’ala. Makhluk tak mampu mengatur waktu sekehendaknya, baik itu memajukannya atau mengundurkannya. Makhluk tak akan mampu menyebrang dari zaman kekinian menuju zaman lampau atau sebaliknya.

Allah Ta’ala berfirman,

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu. Maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS. Al-A’raaf: 34)

Kartun Doraemon telah mengajarkan aqidah (keyakinan) batil dalam benak anak-anak kita tentang adanya makhluk yang memiliki kemampuan yang menyamai Allah Ta’ala.

Kartun Doraemon telah mengajarkan aqidah (keyakinan) batil dalam benak anak-anak kita tentang adanya makhluk yang memiliki kemampuan yang menyamai Allah Ta’ala. Makhluk ini digambarkan mampu mengadakan segala sesuatu yang belum ada menjadi ada. Padahal telah paten dalam Al-Qur’an dan Sunnah bahwa tak ada makhluk yang mampu melakukan segala sesuatu yang ia kehendaki, karena itu semua ada dalam kekuasaan Allah; itu hanyalah sifat yang dimiliki Allah. Dia berfirman,


"Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya." (QS. Al-Baqarah: 253)

"Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang dia kehendaki." (QS. Huud: 107)

Tak terasa si Doraemon pun mengajari anak kecil untuk meminta dan berdoa kepada selain Allah dalam perkara yang tak mampu dilakukan oleh seorang makhluk, hanya bisa dilakukan oleh sang Khalik, Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Allah berfirman,

Dan Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyeru (berdoa) kepada seseorangpun di dalamnya di samping Allah.” (QS. Al-Jin:18 )

Abu Abdillah Al-Qurthubiy rahimahullah berkata, “Firman Allah ini adalah celaan bagi orang-orang musyrikin saat mereka berdoa kepada selain Allah di samping Allah di Masjidil Haram. Mujahid berkata, “Dulu orang-orang Yahudi dan Nashrani, jika masuk ke gereja dan kuil mereka, maka mereka mempersekutukan Allah (dalam beribadah). Maka Allah memerintahkan Nabi-Nya, dan kaum mukminin agar mereka memurnikan doanya hanya kepada Allah jika mereka masuk ke semua masjid.” (Lihat Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an: 19/21)

Doraemon mengajari anak kecil untuk meminta dan berdoa kepada selain Allah dalam perkara yang tak mampu dilakukan kecuali oleh sang Khalik.


• Dragon Ball

Cerita dalam film ini banyak mengandung unsur kebatilan, seperti adanya penyembahan dewa-dewa seperti Dewa Emperor, Dewa Bumi, Dewa Gunung, Dewa Naga, dan lain-lain. Keyakinan ini seluruhnya berasal dari agama Budha, Hindu dan Shinto yang penuh dengan kebatilan dan kesesatan, sementara Allah hanyalah meridhai Islam sebagai agama yang benar.


"Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam." (QS. Ali Imran: 19)

Mufassir ulung, Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Firman Allah Ta’ala tersebut merupakan pengabaran dari-Nya bahwa tak ada agama di sisi-Nya yang Dia terima dari seorang pun selain Islam, yaitu mengikuti para Rasul dalam perkara yang mereka diutus oleh Allah dengannya dalam setiap zaman sampai mereka (para rasul itu) ditutup dengan Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang telah menutup semua jalan menuju kepada-Nya, selain dari arah Muhammad. Barangsiapa yang setelah diutusnya Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam menemui Allah dengan suatu agama yang tidak berdasarkan syari’atnya, maka agama itu tak akan diterima.” (Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim: 1/471)

Jadi, agama apapun selain Islam, seperti agama Buddha, Hindu, Shinto, dan lainnya, semuanya tak akan diterima oleh Allah, dan pelakunya akan merugi, karena kekafiran dirinya. Allah Ta’ala berfirman, "(artinya) Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imron: 85 )

Seorang Imam Ahli Tafsir, Abul Fadhl Mahmud Al-Alusiy rahimahullah berkata dalam menafsirkan ayat ini, “Allah Ta’ala menjelaskan bahwa barangsiapa yang –setelah diutusnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih selain syari’at beliau, maka agama itu tak akan diterima darinya. Sedangkan diterimanya sesuatu adalah diridhainya, dan diberikannya balasan bagi pelakunya atas perbuatan itu.” (Lihat Ruh Al-Ma’aniy: 3/215)

Jika kita telah mengetahui kebatilan agama selain Islam, maka tak layak bagi kita dan anak-anak kita untuk berbangga, meniru, dan memuji orang-orang kafir itu, dan gaya hidup mereka, apalagi sampai memilih agama mereka sebagai pedoman hidup!! Jauhkanlah anak-anak kita dari orang-orang kafir, jangan sampai mereka bangga dengan orang-orang kafir. Bersihkanlah mulut dan telinga mereka dari istilah-istilah orang-orang kafir, dan paganisme dengan jalan membersihkan rumah kita dari benda pembawa petaka (televisi) yang berisi tayangan yang mendangkalkan, bahkan menghanguskan agama. Kita harus baro’ (berlepas diri) dari orang-orang kafir, dan sembahan-sembahan mereka,

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan Dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu, dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja.” (QS. Al-Mumtahanah: 04)

Ayat ini mengajarkan kepada kita agar punya pendirian terhadap orang-orang kafir. Kita harus tegas dalam menampakkan keyakinan kita. Jangan malah kita yang bangga dan tertipu dengan kekafiran mereka, karena hanya sekedar kemajuan semu yang mereka capai di dunia ini.

Allah Ta’ala berfirman,

Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri-negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.” (QS. Ali Imran: 196)

Imamul mufassirin, Abu Ja’far Ath-Thabariy rahimahullah berkata, “Allah Ta’ala Dzikruh melarang Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam agar jangan tertipu dengan bergerak (bebas)nya orang-orang kafir di negeri-negeri, dan penangguhan Allah bagi mereka, padahal mereka berbuat syirik, mengingkari nikmat-nikmat-Nya, dan beribadahnya mereka kepada selain-Nya.” (Lihat Jami’ Al-Bayan: 3/557)

Jadi, bebasnya mereka di muka bumi ini, dan majunya mereka dalam segala lini kehidupan jangan membuat kita tertipu dengan mereka, sehingga akhirnya tak lagi mengingkari kekafiran mereka, dan malah memilih sikap toleran bersama mereka dalam urusan agama (aqidah, ibadah, akhlaq, dan lainnya).

Jika kita telah mengetahui kebatilan agama selain Islam, maka tak layak bagi kita dan anak-anak kita untuk berbangga, meniru, dan memuji orang-orang kafir itu, dan gaya hidup mereka . . .


• Sincan (Simbol Anak Durhaka)

Sincan adalah anak yang sering mendurhakai kedua orang tuanya, dia suka berbohong, mengeluarkan kata-kata yang kurang ajar kepada kedua orang tuanya, dan suka membuat orang tuanya marah dan jengkel. Jadi, jangan heran kalau banyak anak-anak sekarang yang meniru watak Sincan tersebut, karena telah terpengaruh oleh cerita kartun tersebut.

Allah Ta’ala berfirman, "(artinya) Dan Tuhanmu Telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra’: 23 )

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan diantara dosa-dosa besar, “Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua.” Kemudian Beliau Shollallahu ‘alaihi wasallam duduk -sebelumnya bersandar- sambil bersabda, “Ingatlah, dan juga perkataan dusta.” (HR. Al-Bukhriy dalam Shahih-nya no. 2511, Muslim dalam Shahih-nya no.87, At-Tirmidziy dalam Sunan-nya no. 1901, Ahmad dalam Musnad-nya no. 20401)

Abu Amr Ibnush Shalah rahimahullah berkata, “Mungkin bisa dikatakan, Taat kepada kedua orang tua adalah wajib dalam segala sesuatu yang bukan maksiat; menyelisihi perintah keduanya dalam hal itu adalah kedurhakaan”. [Lihat Umdah Al-Qoriy, no. 13/216)

Jadi, termasuk dosa besar, jika seseorang mencela, membentak, merendahkan orang tuanya. Semua ini adalah bentuk-bentuk durhaka yang terlarang di dalam agama kita yang memiliki aturan yang amat sempurna!!

Inilah beberapa kesesatan film-film kartun tersebut. Namun kesalahan dan kesesatannya, sebenarnya masih banyak. Andaikan waktu dan tempat mencukupi, maka kami akan paparkan secara rinci sesuai tinjauan Al-Qur’an dan sunnah. Tapi sesuatu yang tak bisa dikerja dominannya, ya jangan ditinggalkan semuanya. Semoga pada waktu yang lain kami akan bahas kembali, Insya Allah. ( voa-islam.com )



READ MORE - Bahaya Doraemon, Dragon Ball, dan Sincan Untuk Fisikologis Anak

Wajarkah Bila Meminta Suami Selingkuh ... ??!

Wajarkah Bila Meminta Suami Selingkuh ... ??!. Usia Anda menjelang 40 tahun. Bersama suami, Anda sudah melewati masa pernikahan selama lebih dari 20 tahun. Anda berdua memiliki pernikahan bahagia dengan dua anak remaja yang menyenangkan. Namun belakangan, Anda tidak pernah menikmati hubungan seks. Lambat laun, kehidupan cinta Anda menjadi gersang.
Sebenarnya, ini bukan salah suami, tapi Anda bingung mengapa seks tidak lagi menjadi kesenangan. Pernahkan Anda bercerita kepada suami bahwa Anda tidak akan keberatan kalau ia mencari wanita lain yang bisa lebih memuaskan gairah seksnya? Rowan Pelling, pengasuh “Sex Advice” di situs Daily Mail memberikan pandangannya.


Setiap pasangan juga punya kebiasaan berbeda dalam kehidupan seksualnya, dan tidak ada nilai sempurna atas itu. (Foto: gettyimages)


Selingkuh emosional lebih berat ketimbang selingkuh seksual

Satu hal yang pasti, pernikahan Anda akan hancur berkeping-keping jika Anda membiarkan status quo-di mana suami sangat ingin kehidupan seks, tetapi Anda tolak-terus berlanjut.

“Saya yakin, solusi ideal untuk suami Anda adalah Anda menghidupkan kembali isyarat cinta yang sudah lama hilang. Dia telah memfokuskan hidupnya pada Anda selama 20 tahun, yang menunjukkan bahwa dia adalah pria sabar sementara pria lainnya mungkin sudah terlibat affair,” tegasnya.

Ia memeringatkan, jika Anda berjalan di jalan yang telah disarankan, Anda harus mempertimbangkan kemungkinan suami jatuh cinta dengan wanita lain. Paling tidak, Anda harus mempertimbangkan bagaimana perasaan Anda jika suami tidak pulang ke rumah, atau jika pikirannya mulai berada di tempat lain saat bersama Anda.

Kenyataannya, jauh lebih sulit untuk hidup dengan realitas berbagi cinta daripada yang mungkin Anda bayangkan. Emosi, cinta, dan perhatian Anda akan terbagi. Setiap psikolog pasti mengatakan bahwa alasan utama kecemburuan wanita adalah pengkhianatan emosional daripada pengkhianatan seksual.

Bantuan terapis seks atau konselor pernikahan

Solusi paling tepat adalah Anda mencari tahu penyebab turunnya libido. Berkonsultasi dengan konselor pernikahan atau terapis seks tentu sangat membantu.

Bersama mereka, Anda bisa berdiskusi terbuka tentang apapun kejadian di masa lalu untuk mengidentifikasi pemicu hilangnya gairah seks. Mungkinkah ada kekerasan seks yang pernah Anda alami? Apakah Anda punya fantasi seks yang belum terpuaskan? Atau banyak kemungkinan lainnya.

Tidak ada nilai seks sempurna

Setiap individu memiliki tingkat libido berbeda. Setiap pasangan juga punya kebiasaan berbeda dalam kehidupan seksualnya, dan tidak ada nilai sempurna atas itu.

“Kurangnya libido hanya akan menjadi masalah ketika keinginan salah satu pihak tidak seimbang dengan pihak kedua. Orang yang tidak diinginkan tak akan percaya diri di ranjang, hingga akhirnya tumbuh kebencian. Pernikahan bisa diselamatkan jika pasangan bisa saling menutup mata terhadap hubungan di luar nikah,” tegasnya.

Terlepas dari apakah ide perselingkuhan datang dari bayang-bayang wanita idaman lain sang suami, tetapi jelas bahwa untuk masalah ini, Anda hanya punya tiga pilihan, “Melihat pernikahan Anda runtuh seiring rasa frustrasi suami, jalankan rencana Anda (membiarkan suami selingkuh), atau tetap melanjutkan kehidupan seks Anda bersamanya (mencari solusi ke terapis seks atau konselor pernikahan),” saran Pelling. ( okezone.com )

READ MORE - Wajarkah Bila Meminta Suami Selingkuh ... ??!